TOTAL POSTS:
133,177,823
TOTAL MEMBERS:
1,405,169-15
Last visited: Yesterday at 11:16 PM
title
 
Hot Categories: Lounge | Berita & Politik | Computer | Jokes | Movies | Supranatural | Sports | Games | Otomotif | Music | Regional | all categories

 
HOME / CASCISCUS / EDUCATION / Book Review
Wiro Sableng Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 (2)
 

Closed Thread Short URL: http://kask.us/865522 | Share on twitter
 
Share
Thread Tools Rating: Thread
 Rating: 29 votes, 4.90 average.
Old 24-10-2008, 08:17 AM   #1281
Fujidenkikagawa
kaskus holic
 
UserID: 281638
Join Date: May 2007
Location: Jakarta
Posts: 765
Fujidenkikagawa tidak memiliki 
reputasi
sobatblenyon......

per08.17 WIB bisa kok.....
Fujidenkikagawa is offline Add to 
Fujidenkikagawa's Reputation Report Post Report Post    
Old 24-10-2008, 08:42 AM   #1282
kiageng80
kaskuser
 
UserID: 505575
Join Date: Jul 2008
Posts: 143
kiageng80 tidak memiliki 
reputasi
Hantu Selaksa Angin

Sobat sekalian,

Berikut tambahan tenaga dalam dari Hantu Selaksa Angin buat week-end.

116 Hantu Selaksa Angin
4*shared: http://www.4*shared.com/file/68156113...ksa_Angin.html
z!ddu: http://www.zid*du.com/download/247982...Angin.zip.html

Credit to samkaskus and kang ronney
kiageng80 is offline Add to kiageng80's 
Reputation Report Post Report Post    
Old 24-10-2008, 01:22 PM   #1283
tiraikasih
kaskuser
 
UserID: 439276
Join Date: Apr 2008
Posts: 301
tiraikasih tidak memiliki 
reputasi
Saran sayah..,, bagi sohib-sohib pembuat ebuk.. mencantumkan juga di forum.. seperti ini :
Dul pitak dan Dul Demplon :
oo0..Huru-hara di Nusakambangan..
maksudnya agar jelas dul pitak pembuat ebuk.. dul demplon scan kitab nya... atau ada lagi kolabosari dalam pembuatan 1 ebuk...

Ini biar jelas kontribusi mereka.. walau sedikit kita hargai.. jangan seperti yang di upload.. di situs lain.. karena dia ambil dari situs sayah.. atau samaskus.. seolah-olah itu hasil karya sayah.. dan samaskus sajah... padahal.. cuma tempat pajang doang..

jadi jangan di ebuknya sajah dicantumkan.. tetapi pada waktu meninformasikan upload di forum juga di masukkan nama mereka

maap.. tukang protes. terus ha ha

Untruk yg nanya sayah orang sunda ? saya jawab.. saya orang TAPANULI.. cuma lama di Sunda.. dan nama sayah masuk urutan ke 40 dalam Buku PENDEKAR TATAR SUNDA. walau tapanauli saya di beberapa provinsi.. justru jadi Ketua Paguyuban Sunda. he he he.. hebat euy... orang sunda diajak ke Lapo


makasih

KZ
tiraikasih is offline Add to tiraikasih's
 Reputation Report Post Report Post    
Sponsored Links
Old 24-10-2008, 02:40 PM   #1284
maleslk
kaskuser
 
UserID: 464297
Join Date: May 2008
Location: nomaden terus
Posts: 120
maleslk tidak memiliki 
reputasi
Quote:
Saran sayah..,, bagi sohib-sohib pembuat ebuk.. mencantumkan juga di forum.. seperti ini :
Dul pitak dan Dul Demplon :
oo0..Huru-hara di Nusakambangan..
maksudnya agar jelas dul pitak pembuat ebuk.. dul demplon scan kitab nya... atau ada lagi kolabosari dalam pembuatan 1 ebuk...

Ini biar jelas kontribusi mereka.. walau sedikit kita hargai.. jangan seperti yang di upload.. di situs lain.. karena dia ambil dari situs sayah.. atau samaskus.. seolah-olah itu hasil karya sayah.. dan samaskus sajah... padahal.. cuma tempat pajang doang..

jadi jangan di ebuknya sajah dicantumkan.. tetapi pada waktu meninformasikan upload di forum juga di masukkan nama mereka

maap.. tukang protes. terus ha ha

Untruk yg nanya sayah orang sunda ? saya jawab.. saya orang TAPANULI.. cuma lama di Sunda.. dan nama sayah masuk urutan ke 40 dalam Buku PENDEKAR TATAR SUNDA. walau tapanauli saya di beberapa provinsi.. justru jadi Ketua Paguyuban Sunda. he he he.. hebat euy... orang sunda diajak ke Lapo


makasih

KZ
sadara tiarakasih...

Senandung kematian belum ada e-book nya yah?
Ah penasaran sekali saya akhir ceritanya...

Last edited by maleslk; 24-10-2008 at 02:48 PM..
maleslk is offline Add to maleslk's 
Reputation Report Post Report Post    
Old 24-10-2008, 02:41 PM   #1285
maleslk
kaskuser
 
UserID: 464297
Join Date: May 2008
Location: nomaden terus
Posts: 120
maleslk tidak memiliki 
reputasi
deleted

Last edited by maleslk; 24-10-2008 at 02:47 PM..
maleslk is offline Add to maleslk's 
Reputation Report Post Report Post    
Old 24-10-2008, 03:36 PM   #1286
abdulmadjid
kaskuser
 
UserID: 532546
Join Date: Aug 2008
Location: Di kaki gunung Ciremai
Posts: 234
abdulmadjid tidak memiliki 
reputasi
Kirim suasana geger

Salam buat sobat semuanya ...
Aku mau bikin geger nie padepokan dengan mengirim
GEGER DI PANGANDARAN

Mohon maaf untuk e-book yang aku kirim, langsung aja double klik atau klik kanan Save Link As..
Karena aku simpan di situs sekolah tempat kerjaku. Harap maklum.....
semoga berkenan.


Salam buat sobat Rian Alonso, Tiraikasih, Kiageng80, Pendekar212, Huybee, Syauqy_arr, dan sobat semuanya aja ....

Last edited by abdulmadjid; 24-10-2008 at 03:48 PM..
abdulmadjid is offline Add to 
abdulmadjid's Reputation Report Post Report Post    
Old 24-10-2008, 05:17 PM   #1287
mercy13019
kaskus maniac
 
UserID: 205454
Join Date: Sep 2006
Location: angkringan RY
Posts: 4,342
mercy13019 has a spectacular aura
 aboutmercy13019 has a
 spectacular aura about
Hati-hati!!!

Jangan sampai terkena Muslihat Para Iblis!!!

Code:
http://www.4*shared.com/file/68192872/67631a99/MuslihatParaIblis.html
terima kasih untuk:
syauqy_arr --> file djvu
kiageng80 --> file MS Word unedited
Pendekar212 --> melengkapi halaman yang hilang
mercy13019 is offline Add to mercy13019's
 Reputation Report Post Report Post    
Old 24-10-2008, 10:09 PM   #1288
Pendekar212
kaskuser
 
UserID: 307430
Join Date: Jul 2007
Posts: 285
Pendekar212 tidak memiliki 
reputasi
Salam 212 sobat mercy13019....

Quote:
Originally Posted by mercy13019 View Post
@Pendekar212

terimakasih banyak sobat,

Semoga besok kitab Muslihat Para Iblis sudah dapat saya upload.

Tunggu saja, sekali lagi terima kasih.

Salam 212,,


Salam 212 HaHa....

Sama-sama sobat....
Saya berikan tambahan tenaga dalam agar sobat tetap diberi kekuatan dan semangat dalam pembuatan e-book ini HeHe....

Salam 212....

Last edited by Pendekar212; 24-10-2008 at 10:12 PM..
Pendekar212 is offline Add to 
Pendekar212's Reputation Report Post Report Post    
Old 24-10-2008, 10:16 PM   #1289
andromeda
kaskus maniac
 
UserID: 10491
Join Date: Jan 2003
Location: andromeda
Posts: 6,414
andromeda has a spectacular aura 
aboutandromeda has a
 spectacular aura about
hai..

boleh ikutan donlot yah..
dulu pas sd saya suka baca2 buku ini..
tapi sekrang dah lupaa
dan koleksinyapun ntah ada dimana..

hum..
btw btw mau tanya..
apa ada buku yang menjelaskan status wiro akhirnya sama siapa?
apa sama bidadari angin timur? anggini?
ada di buku yang manaa?
soalnya saya penasaran banget..
dulu udah keburu ga baca serialnya lagi.

duh maap yaaa..
kalo pertanyaaannyaa nyubi banget.
tapi saya penasaran banget..
saya jadi tertarik buat buka buka gudang nyari ada dimana posisi buku2 saya
cuman sayang posisi tidak sedang di rumah.

andromeda is offline Add to andromeda's 
Reputation Report Post Report Post    
Old 24-10-2008, 10:33 PM   #1290
Pendekar212
kaskuser
 
UserID: 307430
Join Date: Jul 2007
Posts: 285
Pendekar212 tidak memiliki 
reputasi
Salam 212 sobat abdulmadjid....

Quote:
Originally Posted by abdulmadjid View Post
Salat hanyat buat sobat Pendekar212, salam buat keluarga semoga sehat selalu.
Pada prinsipnya saya "SIAP" bikin e-book yang sobat kirimkan.
Semoga pada akhir semua kitab 212 sudah kelar, kita tetap melanjutkan dengan apa yang disebut BEDAH BUKU, dan Insya Allah saya lagi bikin situs khusus WIRO SABLENG yang nginduk ke situs saya pribadi. Di sana akan ada link buat BEDAH BUKU yang sobat PENDEKAR212 rencanakan.

Salam 212 buat semuanya.


Salam 212 sobat abdulmadjid....


Terima kasih sobat atas tanggapannya, bahkan langsung dibuatkan link untuk bedah bukunya HaHa....
Apabila telah benar-benar rampung saya kira banyak para sahabat yang akan berkunjung.
Kalau saya boleh menyarankan, tolong perbanyak lagi fitur-fitur lainnya sobat sehingga semua hal yang berkaitan tentang Pendekar 212 Wiro Sableng tersedia lengkap di situs.

Tetap semangat sobat....
Tunggu saja kiriman kitabnya ok....


Salam 212....
Salam hangat juga dari saya untuk keluarga di rumah....

Last edited by Pendekar212; 24-10-2008 at 10:37 PM..
Pendekar212 is offline Add to 
Pendekar212's Reputation Report Post Report Post    
Old 24-10-2008, 11:08 PM   #1291
Pendekar212
kaskuser
 
UserID: 307430
Join Date: Jul 2007
Posts: 285
Pendekar212 tidak memiliki 
reputasi
Salam 212 sobat tiraikasih....Halaman 72 episode Istana Kebahagiaan....

Quote:
Originally Posted by tiraikasih View Post
he he bung 212 in jepun... terima kasih atas niatnya untuk halaman 72 Istana Kebahagiaan..Kalau sayah.. sakit bukan masalah untuk sebuah..hobby.. sebetulnya tgl 21 tadi sayah mau Parachutte Jump terakhir untuk merayakan HUT.. tapi dokter melarang..
Dewi itu isteri Pertama sayah.. memang paling galak .. sayah ada 4 isteri.. tetapi dalam waktu dekat akan berkurang 1 orang...padahal itu isteri urutan terakhir.. tapi dari segi usia paling tua dari yang lain..
Tapi dalam keseharian sayah lebih banyak hidup men Jomblo nya.. daripada dikelonin isteri.. yah namanya lokasi berjauhan semua.. jadi walaupun Dewi atau yg lainnya membuat ebook.. kecuali saat sayah sakit.. selebihnya mereka dari lokasi mereka masing-masing.. tetapi email yang ada di Tiraikasih semua bisa mengakses.. Judul website TIRAIKASIH itu cerminan dari kehidupan yang memiliki 4 buah tirai..


ok.. sayah tunggu halama 72 nya..

Kang Zusi


Salam 212 sobat tiraikasih....




Yang bikin saya salut, punya 4 istri tapi ko semuanya bisa akur-akur ya?
Kalau boleh saya minta resepnya HaHa....
Btw, penamaan tiraikasih menurut saya indah sekali, mengesankan adanya suatu romantisme di dalamnya HeHe....

O iya, saya telah menerima email berisi halaman 72 episode Istana Kebahagiaan.
Di bawah ini saya tuliskan kembali isi halamannya....



Bagian akhir halaman 71:

“Kalian dua nenek sinting! Siapa yang bercinta dengan gadis ini! Memangnya perbuatan keji apa yang telah aku lakukan terhadapnya? Dan aku tidak pernah


Halaman 72:

k4win dengan siapapun! Juga tidak dengan gadis bernama Luhrembulan itu! Kalian rupanya sudah lama tidak dijamah lelaki hingga punya pikiran dan hati kotor mengada-ada berkhayal tidak karuan! Menuduhku seenaknya!” Wiro lalu berpaling pada Luhcinta dan berkata.

“Luhcinta, katakan pada dua nenek ini! Apakah selama ini kita pernah bermesra berhubungan? Apakah aku pernah berbuat yang tidak baik terhadapmu?!”

“Tidak Wiro, kau tidak pernah berbuat sejahat itu terhadapku…” kata Luhcinta pula dengan air mata berlinang. “Katakan sendiri pada mereka….”

Murid Sinto Gendeng menggeleng. “Aku tidak punya waktu bicara urusan yang tak karuan dengan mereka!”

“Wiro tunggu! Jangan pergi dulu! Biar aku menjelaskan pada mereka di hadapanmu!” kata Luhcinta pula.

Tapi murud Sinto Gendeng telah berkelebat pergi sementara dua nenek jadi melongo saling pandang.

“Bagaimana ini?!” Luhniknik yang pertama kali membuka suara. “Kami menyirap kabar kalian menjalin cinta. Lalu pemuda itu meninggalkanmu dan melakukan perk4winan di Bukit Batu K4win dipimpin oleh Lamahila. Tadi dia juga minta agar kau menerangkan hubunganmu selama ini dengan dirinya. Luhcinta, ada apa dibalik semua yang tidak kami duga ini? Apakah kau memang tidak mencintainya dan dia tidak mencintaimu…?”

Luhcinta tundukkan kepala. “Perihal dirinya apakah mencintai diriku atau tidak…. aku tidak mengetahui Nek….” jawab Luhcinta dengan suara perlahan.

“Lalu bagaimana dengan dirimu. Apakah kau mencintai dirinya?” bertanya Luhmasigi.

“Aku…. Aku memang menyukainya tapi dia tidak pernah tahu. Karena, tak mungkin bagiku memberi


Bagian awal halaman 73:

tahu padanya….”

“Kau cuma suka atau cinta?! Bicara yang betul!” kata Luhmasigi setengah menghardik.



Itulah sobat isi halaman 72 episode Istana Kebahagiaan.
Saya yakin dalam waktu dekat kemunculan e-book episode Istana Kebahagiaan ini tak akan terbendung lagi HeHe....




Salam 212....
Salam hangat juga dari saya untuk keluarga....

Last edited by Pendekar212; 24-10-2008 at 11:40 PM..
Pendekar212 is offline Add to 
Pendekar212's Reputation Report Post Report Post    
Old 24-10-2008, 11:10 PM   #1292
tiraikasih
kaskuser
 
UserID: 439276
Join Date: Apr 2008
Posts: 301
tiraikasih tidak memiliki 
reputasi
Ini ebuk buatan syauggy_ar

015 Mawar Merah Menuntut Balas
tiraikasih is offline Add to tiraikasih's
 Reputation Report Post Report Post    
Old 24-10-2008, 11:19 PM   #1293
tiraikasih
kaskuser
 
UserID: 439276
Join Date: Apr 2008
Posts: 301
tiraikasih tidak memiliki 
reputasi
Quote:
Originally Posted by Pendekar212 View Post
Salam 212 sobat tiraikasih....



Yang bikin saya salut, punya 4 istri tapi ko semuanya bisa akur-akur ya?
Kalau boleh saya minta resepnya dong HaHa....
Btw, penamaan tiraikasih indah sekali, mengesankan adanya suatu romantisme di dalamnya HeHe....

O iya, saya telah menerima email berisi halaman 72 episode Istana Kebahadiaan.
Di bawah ini saya tuliskan kembali isi halamannya....


Bagian akhir halaman 71:

“Kalian dua nenek sinting! Siapa yang bercinta dengan gadis ini! Memangnya perbuatan keji apa yang telah aku lakukan terhadapnya? Dan aku tidak pernah


Halaman 72:

k4win dengan siapapun! Juga tidak dengan gadis bernama Luhrembulan itu! Kalian rupanya sudah lama tidak dijamah lelaki hingga punya pikiran dan hati kotor mengada-ada berkhayal tidak karuan! Menuduhku seenaknya!” Wiro lalu berpaling pada Luhcinta dan berkata.

“Luhcinta, katakan pada dua nenek ini! Apakah selama ini kita pernah bermesra berhubungan? Apakah aku pernah berbuat yang tidak baik terhadapmu?!”

“Tidak Wiro, kau tidak pernah berbuat sejahat itu terhadapku…” kata Luhcinta pula dengan air mata berlinang. “Katakan sendiri pada mereka….”

Murid Sinto Gendeng menggeleng. “Aku tidak punya waktu bicara urusan yang tak karuan dengan mereka!”

“Wiro tunggu! Jangan pergi dulu! Biar aku menjelaskan pada mereka di hadapanmu!” kata Luhcinta pula.

Tapi murud Sinto Gendeng telah berkelebat pergi sementara dua nenek jadi melongo saling pandang.

“Bagaimana ini?!” Luhniknik yang pertama kali membuka suara. “Kami menyirap kabar kalian menjalin cinta. Lalu pemuda itu meninggalkanmu dan melakukan perk4winan di Bukit Batu K4win dipimpin oleh Lamahila. Tadi dia juga minta agar kau menerangkan hubunganmu selama ini dengan dirinya. Luhcinta, ada apa dibalik semua yang tidak kami duga ini? Apakah kau memang tidak mencintainya dan dia tidak mencintaimu…?”

Luhcinta tundukkan kepala. “Perihal dirinya apakah mencintai diriku atau tidak…. aku tidak mengetahui Nek….” jawab Luhcinta dengan suara perlahan.

“Lalu bagaimana dengan dirimu. Apakah kau mencintai dirinya?” bertanya Luhmasigi.

“Aku…. Aku memang menyukainya tapi dia tidak pernah tahu. Karena, tak mungkin bagiku memberi


Bagian awal halaman 73:

tahu padanya….”

“Kau cuma suka atau cinta?! Bicara yang betul!” kata Luhmasigi setengah menghardik.


Itulah sobat isi halaman 72 episode Istana Kebahagiaan.
Saya yakin dalam waktu dekat kemunculan e-book episode Istana Kebahagiaan ini tak akan terbendung lagi HeHe....



Salam 212....
Salam hangat juga dari saya untuk keluarga....
Sobat Pendekar212,
Alhamdulillah support hal 72 sayah peroleh juga... sayah ucapkan terimah kasih.. atas kiriman dan upaya bantuannya..
Soal resep bermadu.. wadoh.. sayah sih kagak pake resep apa-apa kayaknya berjalan begitu sajah.. sih
Mungkin karena yang carikan isteri... itu bukan sayah.. tapi isteri yang lain.. , jadi isteri get isteri hahahahahaha

Ok saya salut banyak koleksi wironya.. kalau sayah sih angka 212 itu trademark di mobil, dan kamar hotel dimana sayah singgah...

makasih sayah lanjut kan Istana kebahagiaan

Salam hangat 212 Plu juice pete

KZ
tiraikasih is offline Add to tiraikasih's
 Reputation Report Post Report Post    
Old 24-10-2008, 11:37 PM   #1294
Pendekar212
kaskuser
 
UserID: 307430
Join Date: Jul 2007
Posts: 285
Pendekar212 tidak memiliki 
reputasi
Salam 212 sobat kingthunder dan maleslk....

Quote:
Originally Posted by kingthunder View Post
suhu2 tlg dong cincin warisan setan dan iblis2 kota hantu
Quote:
Originally Posted by maleslk View Post
sadara tiarakasih...

Senandung kematian belum ada e-book nya yah?
Ah penasaran sekali saya akhir ceritanya...

Salam 212 sobat berdua....

HaHa....
Sobat berdua sangat beruntung....

Berhubung kiriman kitab belum dilakukan, permintaan sobat berdua akan kitab-kitab tersebut diatas sekalian saja langsung saya berikan masing-masing kepada sobat huybee dan abdulmadjid (khusus pengiriman kali ini saya akan minta agar jumlah kitab yang dikirim ditambahkan jadi 2 buah) sekaligus mengganti kitab episode Mawar Merah Menuntut Balas yang sudah dibuat e-booknya oleh sobat Syauqy_arr.

Update listnya saya tulis kembali di bawah.
Mudah-mudahan saja ketiga kitab tersebut bisa segera dijadikan ebook....

Salam 212....



Quote:
Originally Posted by tiraikasih View Post
Ini ebuk buatan syauggy_ar

015 Mawar Merah Menuntut Balas
HaHa....
Terima kasih infonya sobat tiraikasih, untung kitabnya belum dikirim HaHa....
Saya tunggu info-info selanjutnya, lebih cepat lebih baik agar tidak terjadi pengiriman kitab yang mubazir.

Salam 212....

Last edited by Pendekar212; 24-10-2008 at 11:53 PM..
Pendekar212 is offline Add to 
Pendekar212's Reputation Report Post Report Post    
Old 24-10-2008, 11:50 PM   #1295
Pendekar212
kaskuser
 
UserID: 307430
Join Date: Jul 2007
Posts: 285
Pendekar212 tidak memiliki 
reputasi
Salam 212 para sahabat....Update Pengiriman Kitab....

Salam 212 sobat....



Daftar Sementara Pemesan Kitab Asli/Copy-an Serial Pendekar 212 Wiro Sableng (GRATIS):

Status: Sudah Diterima
{005} Neraka Lembah Tengkorak (copy) (anggotax2006)
{009} Rahasia Lukisan Telanjang (copy) (kiageng80)

21 Oktober s/d 31 Oktober 2008
huybee
{014} Sepasang Iblis Betina
{125} Senandung Kematian
abdulmadjid
{023} Cincin Warisan Setan
{026} Iblis-Iblis Kota Hantu
Status: Dalam Proses Pengiriman

1 November s/d 10 November 2008
anggotax2006
{016} Hancurnya Istana Darah
Status: Belum Diproses

11 November s/d 20 November 2008
kiageng80
{017} Lima Iblis Dari Nanking
Status: Belum Diproses

21 November s/d 30 November 2008
huybee
{018} Pendekar Pedang Akhirat
Status: Belum Diproses

1 Desember s/d 10 Desember 2008
abdulmadjid
{021} Neraka Puncak Lawu
Status: Belum Diproses



Apabila sahabat-sahabat lain (khusus pembuat e-book) juga berminat ingin mendapatkan kitab asli/copy-an serial Pendekar 212 yang belum ada e-booknya, saya tunggu postingannya....



Salam 212….

Last edited by Pendekar212; 24-10-2008 at 11:55 PM..
Pendekar212 is offline Add to 
Pendekar212's Reputation Report Post Report Post    
Old 25-10-2008, 12:20 AM   #1296
Pendekar212
kaskuser
 
UserID: 307430
Join Date: Jul 2007
Posts: 285
Pendekar212 tidak memiliki 
reputasi
Salam 212....Padepokan Lama Halaman 37....

Quote:
Berikut beberapa hal yang ditanyakan sahabat Rian Alonso:

* Berikut pertanyaan tuk pendekar212;
* Siapa pemegang terakhir kitab 1000 Pengobatan ???
* Diceritakan di Rahasia patung Menangis kalau Luhmintari telah dikutuk menjadi Patung. kok bisa mucul ditanah jawa ?
* Kapan pertama kali Purnama/Luhmintari muncul di tanah jawa ?
* Dimana sekarang Hantu sejutatanya sejutaJawab Berada ?
* Tolong kalau bisa judul yang mana saja yang menceritakan kisah tragedi percinta Bidadari Angin timur - Jatilandak dimulai dari mana dan berakhir kemana ?

(Maaf kalau terlalu banyak nanya)
Saya sangat-sangat berterimakasih atas jawaban yang akan Pendekar berikan.
Salam 212....




HaHaHa....

Akhirnya bisa bersua kembali....

Sebelumnya saya meminta maaf kepada sahabat saya Rian Alonso, karena kesibukan juga keterbatasan waktu, saya belum bisa menyiapkan semua judul yang dipesan sobat Rian.
Nanti bila sudah saya siapkan semuanya, saya pasti menghubungi sobat Rian.

Di kesempatan ini saya juga akan mencoba membahas beberapa hal yang ditanyakan sobat Rian....

Pada bagian awal saya akan membahas tentang keberadaan Hantu Sejuta Tanya Sejuta Jawab.

Mengenai tragedi cinta Bidadari Angin Timur dan Hantu Jatilandak, serta Kitab 1000 Pengobatan akan saya bahas di bagian lain.

Khusus mengenai Kitab 1000 Pengobatan, karena masalah yang menyangkut Kitab 1000 Pengobatan ini banyak menarik perhatian, maka saya akan bahas secara khusus pula. Dimulai dari pertama kali hilang, hingga kabar terakhir mengenai keberadaan Kitab 1000 Pengobatan ini.



Tentang Hantu Sejuta Tanya Sejuta Jawab....

Keberadaan Hantu Sejuta Tanya Sejuta Jawab sampai sekarang belum diceritakan lagi. Seperti yang kita ketahui dalam episode Melati Tujuh Racun, terakhir kali diketahui keberadaannya yaitu di sekitar aliran kali kecil cabang Kali Opak sewaktu menghadang Setan Ngompol yang baru saja mendapatkan Melati Tujuh Racun. Sewaktu Hantu Sejuta Tanya Sejuta Jawab bentrokan dengan Setan Ngompol, Hantu Jatilandak kemudian datang membantu Setan Ngompol dengan melepas dua pukulan dahsyat memancar cahaya terang berwarna kuning pekat. Akibat pukulan itu Hantu Sejuta Tanya Sejuta Jawab mengalami cidera dan memuntahkan cairan racun kuning dari mulutnya. Setelah itu Hantu Sejuta Tanya Sejuta Jawab melarikan diri.
Episode Melati Tujuh Racun, halaman 99:
Pemuda di seberang kali masih berdiri di tempatnya sewaktu Hantu Sejuta Tanya Sejuta Jawab merangkak mengambil songkoknya. Lalu cepat-cepat tinggalkan tempat itu. Sesekali dia menoleh ke belakang, ke arah pemuda di tepi kali.




Salam 212....

Last edited by Pendekar212; 25-10-2008 at 12:24 AM..
Pendekar212 is offline Add to 
Pendekar212's Reputation Report Post Report Post    
Old 25-10-2008, 12:29 AM   #1297
Pendekar212
kaskuser
 
UserID: 307430
Join Date: Jul 2007
Posts: 285
Pendekar212 tidak memiliki 
reputasi
Salam 212....Padepokan Lama Halaman 37....

Salam 212....



Tragedi Cinta Bidadari Angin Timur dan Hantu Jatilandak


Judul-judul episode yang menceritakan tragedi cinta Bidadari Angin Timur dan Hantu Jatilandak secara lengkapnya dapat sobat-sobat baca mulai episode Melati Tujuh Racun (pertemuan pertama Hantu Jatilandak dengan Bidadari Angin Timur) sampai dengan episode Janda Pulau Cingkuk.

Awal mula permasalahan sebenarnya terjadi akibat kesalah pahaman yang terjadi antara Pendekar 212, Bidadari Angin Timur dan Hantu Jatilandak yang dapat
sobat-sobat baca dalam episode Bendera Darah.

Dalam episode Bendera Darah diceritakan secara tidak sengaja Wiro yang saat itu tengah bersama Loh Gatra memergoki Bidadari Angin Timur dan Hantu Jatilandak saling berpegangan tangan di sebuah mata air. Wiro saat itu langsung menganggap mereka berdua tengah berkasih-kasihan. Belum sempat Bidadari Angin Timur dan Hantu Jatilandak menjelaskan, Wiro keburu pamit dan cepat-cepat berlalu dari tempat itu dengan membawa perasaan cemburu.
Karena penasaran, Wiro kembali menuju mata air tempat Bidadari Angin Timur dan Hantu Jatilandak berada. Saat itulah dia melihat Jatilandak tengah mendukung Bidadari Angin Timur dan si gadis menangis dalam pelukan pemuda berkulit kuning itu. Jantungnya serasa runtuh dan remuk.
Semakin besar dugaannya bahwa antara Bidadari Angin Timur dan Hantu Jatilandak terjalin hubungan yang lebih dari sekedar pertemanan biasa. Mulai dari sinilah hubungan ketiganya mulai renggang. (baca episode Bendera Darah, halaman 36 s/d 51)

Dalam episode Kematian Kedua, Hantu Jatilandak sempat menjelaskan bahwa antara dia dan Bidadari Angin Timur tidak pernah terjadi apa-apa namun Wiro saat itu tidak memberikan tanggapan apapun. (baca episode Kematian Kedua, halaman 52-53)

Selanjutnya dalam episode Kitab 1000 Pengobatan dihadapan Wiro kembali Jatilandak ingin membicarakan kesalah pahaman yang terjadi diantara keduanya. Wiro saat itu berkata bahwa jika yang hendak dibicarakan adalah soal hubungan Jatilandak dengan Bidadari Angin Timur, Wiro merasa semua sudah jelas dan tak ada lagi yang perlu dibicarakan. Wiro mengatakan bahwa dia menerima keadaan apa adanya. (baca episode Kitab 1000 Pengobatan, halaman 119)

Dalam episode Topan Di Gurun Tengger kemudian diceritakan saat itu Wiro dalam keadaan pingsan karena mengalami kelainan jalan darah dan kehilangan kejantanannya akibat perbuatan Cakra Mentari. Bidadari Angin Timur yang tidak menerima kenyataan akhirnya lari meninggalkan Pendekar 212 dan bertemu dengan Jatilandak yang saat itu sudah berganti nama menjadi Tubagus Putrakesuma sejak mengabdi pada Kesultanan Cirebon. Pertemuannya kembali dengan Jatilandak membuat Bidadari Angin Timur dalam kebimbangan. Dalam kedaan bingung tak tau mau berbuat apa dan tak tau mau pergi kemana, akhirnya Bidadari Angin Timur menerima permintaan Jatilandak yang mengajaknya agar ikut ke Cirebon. (baca episode Topan Di Gurun Tengger, halaman 13 s/d 43)
Sedangkan mengenai kisah awal mulanya Jatilandak mengabdi pada Kesultanan Cirebon dapat sobat-sobat baca dalam episode Sang Pembunuh, halaman 62-63.

Setelah berada di Cirebon, akhirnya Bidadari Angin Timur dan Jatilandak sepakat untuk melangsungkan pernikahan. Namun ketika upacara pernikahan siap dilaksanakan di Keraton Cirebon, tiba-tiba saja Bidadari Angin Timur menghilang melarikan diri. Jatilandak kemudian meminta petunjuk Dewi Tanjung Bulan Kemala Dewi untuk membantu menunjukkan dimana Bidadari Angin Timur berada. (baca episode Perjodohan Berdarah, halaman 112-125)

Berkat petunjuk yang didapatnya dari Dewi Tanjung Bulan Kemala Dewi, Jatilandak berhasil menemui Bidadari Angin Timur. Jatilandak menanyakan alasan kepergian Bidadari Angin Timur di hari pernikahan mereka, akhirnya Bidadari Angin Timur mencurahkan semua perasaan hatinya kepada Jatilandak.
Bidadari Angin Timur mengatakan bahwa dia tidak mungkin berkhianat. Dengan melakukan pernikahan dengan Jatilandak, Bidadari Angin Timur merasa dirinya telah melakukan satu pengkhianatan. Bidadari Angin Timur akhirnya menyadari bahwa dirinya tidak bisa lari dari kenyataan, tidak bisa sembunyi dari suara hatinya bahwa dia terlalu sangat mencintai Wiro dan tidak bisa melepaskan diri dari Wiro.
Mendengar semua itu Jatilandak langsung tertunduk lesu. Dia merasa bumi seperti bergetar lalu bergemuruh laksana kiamat membalik dan menghancur luluhkan dirinya.
Untuk melupakan semua kejadian yang telah dialaminya, akhirnya Jatilandak memutuskan untuk menjadi pertapa di Gunung Tangkuban Perahu. Hal ini dia sampaikan dihadapan ibunya Purnama (Luhmintari) yang datang sesaat setelah kepergian Bidadari Angin Timur. (baca episode Badai Laut Utara, halaman 31 s/d 49)

Sedangkan kabar terakhir Bidadari Angin Timur sendiri dapat sobat-sobat baca dalam episode Janda Pulau Cingkuk.



Salam 212....

Last edited by Pendekar212; 25-10-2008 at 01:00 AM..
Pendekar212 is offline Add to 
Pendekar212's Reputation Report Post Report Post    
Old 25-10-2008, 12:36 AM   #1298
maleslk
kaskuser
 
UserID: 464297
Join Date: May 2008
Location: nomaden terus
Posts: 120
maleslk tidak memiliki 
reputasi
Quote:
Originally Posted by andromeda View Post
hai..

boleh ikutan donlot yah..
dulu pas sd saya suka baca2 buku ini..
tapi sekrang dah lupaa
dan koleksinyapun ntah ada dimana..

hum..
btw btw mau tanya..
apa ada buku yang menjelaskan status wiro akhirnya sama siapa?
apa sama bidadari angin timur? anggini?
ada di buku yang manaa?
soalnya saya penasaran banget..
dulu udah keburu ga baca serialnya lagi.

duh maap yaaa..
kalo pertanyaaannyaa nyubi banget.
tapi saya penasaran banget..
saya jadi tertarik buat buka buka gudang nyari ada dimana posisi buku2 saya
cuman sayang posisi tidak sedang di rumah.

pertanyaan yang sama dengan saya
mungkin saudara pendekar 212 bisa menjelaskan nanti bersamaan dengan penjelasan kisah cinta Bidadari Angin Timur

Quote:
Originally Posted by Pendekar212 View Post
Salam 212 sobat berdua....

HaHa....
Sobat berdua sangat beruntung....

Berhubung kiriman kitab belum dilakukan, permintaan sobat berdua akan kitab-kitab tersebut diatas sekalian saja langsung saya berikan masing-masing kepada sobat huybee dan abdulmadjid (khusus pengiriman kali ini saya akan minta agar jumlah kitab yang dikirim ditambahkan jadi 2 buah) sekaligus mengganti kitab episode Mawar Merah Menuntut Balas yang sudah dibuat e-booknya oleh sobat Syauqy_arr.

Update listnya saya tulis kembali di bawah.
Mudah-mudahan saja ketiga kitab tersebut bisa segera dijadikan ebook....

Salam 212....


Salam 212....
:thumup: terima kasih infonya pendekar
ditunggu updatenya
maleslk is offline Add to maleslk's 
Reputation Report Post Report Post    
Old 25-10-2008, 12:38 AM   #1299
Pendekar212
kaskuser
 
UserID: 307430
Join Date: Jul 2007
Posts: 285
Pendekar212 tidak memiliki 
reputasi
Salam 212....Padepokan Lama Halaman 37....

Salam 212....




Kitab 1000 Pengobatan



Nah, ini yang menarik....
Sepertinya sobat-sobat semua rada-rada bingung dan penasaran dengan keberadaan Kitab 1000 Pengobatan ini....

Saya tidak tau apa sobat-sobat lupa atau memang belum membaca bukunya....
Yang pasti....
Kitab 1000 Pengobatan sudah cukup lama berada di tangan Wiro kok....
Malah sudah di simpan di tempat rahasianya yang paling aman....
Hanya Purnama, Ratu Duyung, Naga Kuning dan Gondoruwo Patah Hati saja yang tau tempat rahasia Wiro itu....
Tapi Purnama lebih beruntung, dia tau sampe tempat penyimpanan Kitab 1000 Pengobatan itu karena Purnama satu-satunya yang ikut masuk ke dalam tempat Wiro menyimpan barang-barang berharganya itu....
HeHeHe....


Berikut gambaran cerita tentang Kitab 1000 Pengobatan....
Dimulai ketika Kitab 1000 Pengobatan diketahui telah lenyap sampai diketemukan kembali dan akhirnya berada di tangan Wiro....

(Cerita tidak termasuk saat Kitab 1000 Pengobatan masih berada di tangan Kiai Bangkalan)

Kalau diurut, ternyata lenyapnya Kitab 1000 Pengobatan tidak terjadi satu kali, tetapi sebanyak tiga kali dan selalu berpindah-pindah tangan.
Pertama kali diketahui lenyap dari kediaman Sinto Gendeng terjadi setelah Wiro kembali ke tanah Jawa
(terjadi setelah petualangan di Latanahsilam negeri 1200 tahun yang lalu) yang dimulai dari episode Kembali Ke Tanah Jawa.


1. Kitab 1000 Pengobatan masih ada sewaktu Wiro mengeluarkannya dari dalam timbunan tanah di bawah gentong yang ada di kediaman Sinto Gendeng. Saat itu Wiro mengeluarkan Kitab 1000 Pengobatan dan mencari-cari dalam kitab jenis obat yang tepat untuk menyelamatkan Anggini.
Episode Senandung Kematian, halaman 59-60:
Begitu Bidadari Angin Timur berlalu, sementara Ratu Duyung menunggu Anggini, Wiro bergegas masuk ke dalam pondok kayu. Berada dalam pondok itu berbagai kenangan di masa lalu ketika dia tinggal di tempat itu bersama Eyang Sinto Gendeng terbayang di pelupuk mata Pendekar 212.
"Mudah-mudahan Eyang Sinto tidak memindahkan benda itu dari tempatnya yang lama...." Wiro membatin lalu dia melangkah mendekati gentong tanah di dekat pintu. Gentong itu berisi air sampai setengahnya. Perlahan-lahan Wiro menggeser gentong ke kiri. lalu mengambil gayung tempurung kelapa. Dengan gagang gayung dia mulai menggali tanah di bekas gentong terletak. Baru menggali sedalam satu jengkal, gagang gayung menyentuh satu benda keras. Wiro berdebar. Dia pergunakan dua tangannya untuk menggali dan menyibakkan tanah sampai akhirnya dia menemukan sebuah kotak kayu besi hitam. Wiro keluarkan kotak itu, meletakkannya di atas balai-balai kayu lalu membukanya.
Di dalam kotak itu kelihatan satu kitab tebal yang demikian tuanya nyaris jadi bubuk. Pada bagian atas kitab tertulis "Seribu Macam Ilmu Pengobatan".
"Terima kasih Tuhan, terima kasih Eyang Sinto. Ternyata kitab ini masih ada disini." Wiro merasa sangat bersyukur.
Setelah merenung sesaat sambil pejamkan mata Wiro menutup kitab itu. Memasukkannya ke dalam kotak kayu besi hitam. Kotak ini dimasukkannya kembali ke dalam lobang di tanah, lalu lobang ditimbun. Terakhir sekali gentong tanah diletakkan di atas timbunan tanah. Murid Sinto Gendeng sama sekali tidak mengetahui kalau semua apa yang dilakukannya di dalam pondok telah diintai seseorang lewat celah dinding kajang.

2. Kitab 1000 Pengobatan diketahui telah lenyap.
Episode Tahta Janda Berdarah, halaman 89:
"Persetan persoalan kalian. Persoalanku belum selesai!" kata Sinto Gendeng. "Ada satu hal lagi. Di dalam pondok kediamanku, dekat pintu belakang ada sebuah gentong air besar. Ketika aku masuk ke dalam pondok walau sangat tidak kentara tapi aku tahu kalau gentong itu belum lama digeser orang. Di bawah gentong, di dalam tanah aku menanam sebuah peti kayu besi hitam. Dalam peti ini tersimpan sebuah kitab sangat langka berisi seribu macam ilmu pengobatan. Ketika aku periksa aku menemukan peti kayu besi hitam. Tapi kitab itu tak ada di dalam peti. Seseorang telah mencurinya!" Sinto Gendeng layangkan pandangan tajam pada semua orang di depannya.
Cerita kejadian sebelumnya (flashback) sewaktu Sinto kembali ke pondoknya dan mengetahui bahwa Kitab 1000 Pengobatan telah lenyap dapat sobat-sobat baca dalam episode Nyawa Kedua, halaman 63:
"Gusti Allah! Kitab itu..." desis Sinto Gendeng dengan suara bergetar. "Kitab Seribu Macam Ilmu Pengobatan. Siapa yang begitu kurang ajar berani mencurinya!" Sinto Gendeng pukul-pukul kepalanya sendiri.

3. Setelah sekian lama mencari Kitab 1000 Pengobatan dan hasilnya tetap nihil, akhirnya Sinto Gendeng mendapat petunjuk dari Kiai Gede Tapa Pamungkas bahwa Kitab 1000 Pengobatan ternyata telah berada di tempatnya semula karena seseorang secara diam-diam telah mengembalikan kitab itu ke tempatnya.
Episode Nyi Bodong, halaman 81-82:
Kiai Gede Tapa Pamungkas tertawa. Lalu bertanya.
"Kapan kejadiannya kitab itu dicuri orang?"
"Sudah cukup lama. Rasanya sudah hampir sepuluh purnama."
Sang Kiai kembali tertawa.
"Sebelumnya dimana kau simpan kitab itu?"
"Di gubuk saya, Kiai. Dalam sebuah peti kayu, dipendam dalam tanah dibawah gentong air!" menerangkan Sinto Gendeng.
"Kapan terakhir kali kau memeriksa tempat penyimpanan kitab itu?"
"Sejak hilangnya saya tidak pernah memeriksa lagi. Buat apa?"
"Jika nanti kau pulang ke pondokmu, cobalah periksa lagi tempat itu. Aku punya dugaan kitab itu telah berada di tempatnya semula."
"Kiai berseloroh...."
Kiai Gede Tapa Pamungkas menggeleng.
"Bagaimana mungkin Kiai. Kitab itu jelas-jelas lenyap dicuri orang. Sekarang Kiai mengatakan telah berada di tempatnya semula."
"Seseorang secara diam-diam mengembalikan kitab itu ke tempatnya."
Sinto Gendeng terkejut.
"Kiai sungguh tidak bergurau?"
Sang guru menggeleng.
"Berarti orang yang mencurinya yang mengembalikan kitab itu."
"Bukan. Ada seorang lain yang melakukan."
"Siapa Kiai?"
"Aku tak bisa mengatakan."
"Lelaki atau perempuan?" Sinto Gendeng mencecar.
"Lelaki"

4. Kitab 1000 Pengobatan ternyata benar telah ditemukan dan berada di tempatnya semula.
Episode Nyi Bodong, halaman 88-89:
Darah Sinto Gendeng berdebar keras ketika dia mengangkat peti kayu itu dari dalam lobang yang digalinya. Peti diletakkan di tanah. Perlahan-lahan dengan jari-jari tangan gemetar si nenek membuka penutup peti. Sepasang mata membeliak. Mulut menganga hingga susur jatuh ke tanah. Tubuh jatuh terduduk di tanah. Dua tangan diulurkan mengambil sebuah kitab tebal terbuat dari daun lontar kering yang pada kulit depannya tertera tulisan berbunyi "Kitab Seribu Pengobatan."
"Terima kasih Gusti Allah. Engkau akhirnya menolong pengembalian kitab ini padaku. Terima kasih Kiai Gede Tapa Pamungkas. Engkau telah memberi petunjuk hingga kitab ini aku dapat kembali."

5. Karena telah ditemukan, Sinto Gendeng mengatakan kepada Wiro agar tidak perlu lagi mencari Kitab 1000 Pengobatan.
Episode Lentera Iblis, halaman 72:
"Kalian manusia-manusia konyol sinting semua!" Sinto gendeng memaki. "Anak setan! Kau dengar baik-baik ucapanku! Saat ini juga kau harus berangkat ke Gunung Gede. Temui Kiai Gede Tapa pamungkas. Ada hal sangat penting yang ingin dibicarakannya denganmu! Ini adalah perintah Kiai dan perintahku yang tidak boleh kau tolak! Soal Kitab Seribu Pengobatan kau tak perlu mencarinya lagi!"
Episode Lentera Iblis, halaman 75-76:
Wiro berdiri. "Kek, tadi kau dengar sendiri Eyang Sinto mengatakan aku tidak perlu lagi mencari Kitab Seribu Pengobatan. Aku senang saja terbebas dari satu tugas berat. Tapi menurutmu apa yang telah terjadi?"
Setan Ngompol usap-usap perutnya. "Aku menduga, jangan-jangan dia sudah menemukan kitab itu. Jadi tidak memerlukan lagi bantuanmu."
"Dugaanmu kurasa benar kek. Tadi aku menyelidiki dirinya dengan Ilmu Menembus Pandang. Sebenarnya hal itu tidak boleh aku lakukan. Samar-samar aku melihat ada sebuah benda berbentuk kitab di balik pakaiannya sebelah kiri. Kalau kitab itu memang sudah ditemui dan berada di tangan Eyang Sinto aku merasa bersyukur. Tapi bagaimana kini caranya aku membantu dua murid Hantu Malam Bergigi perak? Mereka membutuhkan petunjuk pengobatan yang ada dalam kitab itu. Kau tahu sendiri, kita sudah kepalang berjanji mau menolong."

6. Kitab 1000 Pengobatan yang ada di balik pinggang Sinto Gendeng kembali hilang dirampas makhluk aneh berbentuk bayang-bayang perempuan cantik yang ternyata pada akhirnya diketahui adalah Purnama.
Episode Lentera Iblis, halaman 125:
Di bagian lain jeritan Sinto Gendeng seperti merobek langit. Nenek ini tidak terpental hanya jatuh duduk dengan tubuh mengepulkan asap hitam menebar bau busuk. Mata kirinya tampak lebam merah biru. Empat tusuk konde di atas kepala bergoyang-goyang memancarkan sinar redup. Saat itu entah dari mana datangnya mendadak muncul cahaya gemerlap. Sinto Gendeng yang hanya mampu melihat dengan satu mata, terkesiap kaget ketika di hadapannya melayang makhluk aneh berbentuk bayang-bayang berupa perempuan cantik sekali dengan rambut tergerai lepas. Makhluk ini melayang ke arahnya. Tangan kanan menyambar ke pingggang. Sinto Gendeng merasa ada yang lenyap dari tubuhnya. Dia berteriak. Lalu nenek ini tersungkur roboh, tergeletak di tanah dalam keadaan pingsan!
Makhluk bayangan berkelebat ke arah Hantu Malam Bergigi Perak. Si nenek menatap dengan mata melotot, tubuh terhuyung lemas dan pandangan sedikit demi sedikit menjadi kabur.
"Nek, aku tahu kau menginginkan Kitab Seribu Pengobatan. Kitab itu ada padaku. Kalau sudah kupergunakan, aku akan mencarimu dan menyerahkan padamu..."

7. Purnama berjanji kepada Wiro akan mengembalikan Kitab 1000 Pengobatan.
Episode Api Di Puncak Merapi, halaman 19:
Habis berkata begitu perempuan bayangan bergerak bangkit. Namun sebelum berdiri, dalam keadaan setengah berjongkok dia dekatkan wajahnya ke telinga kiri Wiro dan berbisik.
"Pendekar ada sesuatu yang hendak aku sampaikan padamu. Harap kau mendengar saja dan jangan bicara. Kitab Seribu Pengobatan milikmu ada padaku. Sebelum mati Hantu Malam Bergigi Perak berpesan agar kitab itu diserahkan padamu. Harap kau tidak gusar. Saat ini aku tidak bisa menyerahkan kitab padamu. Ada yang aku kawatirkan. Kalau berkenan datanglah ke Bukit menoreh pada purnama hari ke empat belas minggu depan. Cari pohon jati yang doyong ke timur. Tunggu disitu. Tepat pada pertengahan malam kau akan mendengar tanda berupa suara burung perkutut tiga kali berturut-turut. Pada saat kita bertemu kitab akan aku serahkan padamu. Usahakan datang seorang diri. Karena kalau ada orang ke tiga keadaan bisa berubah nanti. Aku pergi sekarang. Semoga kau lekas sembuh."

8. Kitab 1000 Pengobatan dikembalikan kepada Wiro oleh Purnama.
Episode Api Di Puncak Merapi, halaman 72-73:
"Baiklah, Kitab Seribu Pengobatan akan aku serahkan sekarang padamu." Makhluk bayangan perempuan cantik menggerakkan tangan kanannya ke balik punggung. Ketika tangan itu diajukan ke depan, Wiro melihat sebuah benda yang bukan lain adalah Kitab Seribu Pengobatan. Kitab ini tebal sekali. Wiro cepat mengambil kitab itu. Walau sangat tebal karena terbuat dari daun lontar halus ternyata kitab itu enteng sekali. Kitab disimpan di balik baju.
"Kau sekarang sudah mendapatkan kitab itu. Apa yang akan kau lakukan?"
"Kitab ini milik guruku Eyang Sinto Gendeng. Sebelum aku kembalikan pada beliau terlebih dulu akan aku baca dan pelajari agar bisa kupergunakan untuk menolong beberapa sahabat yang menderita penyakit."

9. Sewaktu Wiro akan menyerahkan Kitab 1000 Pengobatan kepada Sinto Gendeng, Sinto malah memberikan kitab itu kepada Wiro dan berkata bahwa Kitab 1000 Pengobatan lebih layak menjadi milik Wiro. Sinto lantas meminta Wiro agar menyimpan kitab itu baik-baik.
Episode Api Di puncak Merapi, halaman 120:
Wiro tersenyum lalu keluarkan Kitab Seribu Pengobatan dari balik bajunya. "Eyang, ini Kitab Seribu Pengobatan milik Eyang. Saya berhasil mendapatkannya..."
Si nenek ambil kitab itu dari tangan Wiro, diperhatikan dibolak balik lalu diserahkan kembali pada muridnya. "Ambil dan simpan baik-baik. Kau lebih layak menyimpannya. Banyak orang yang perlu kau tolong dengan kitab itu."
"Tapi Eyang...."
"Huss!" Sinto Gendeng masukkan kitab ke balik pakaian Wiro hingga sang murid tak bisa menolak.

10. Ternyata pelaku pencurian kitab pertama kali dilakukan oleh Bidadari Angin Timur yang diakui sendiri oleh gadis berambut pirang tersebut. Dan yang sempat mengembalikan ke tempatnya semula sebelum kitab itu dirampas Purnama adalah Kiai Munding Suryakala. Kiai inilah yang menolong Bidadari Angin Timur sewaktu nekad menghambur jurang karena merasa dirinya telah diperkosa oleh Pangeran Matahari.
Episode Api Di Puncak Merapi, halaman 124:
"Mengapa tidak?" jawab Bidadari Angin Timur. "Yang pertama perempuan cantik yang kau beri nama Purnama itu. Ibu Jatilandak. Aku ingin kejelasan kesaksiannya tentang musibah yang terjadi atas diriku. Yang kedua adalah Kiai Munding Suryakala. Kakek sakti yang telah menyelamatkan diriku waktu aku nekad menghambur jurang. Dia juga memberikan ilmu kesaktian padaku." Gadis cantik berambut pirang itu diam sebentar lalu melanjutkan ucapannya. "Wiro, ada satu hal yang ingin aku ceritakan padamu disertai permintaan maaf. Mengenai hilangnya Kitab Seribu Pengobatan itu, akulah yang telah berlaku jahil. Aku kesal padamu. Kitab kubawa kemana-mana sampai akhirnya aku ditolong Kiai Munding Suryakala. Kiai yang secara diam-diam mengembalikan kitab ke pondok Eyang Sinto di Gunung Gede."

11. Setelah Kitab Seribu Pengobatan berada di tangan Wiro, untuk beberapa waktu Wiro selalu membawa kitab itu di dalam kantong kain dan disimpan di balik pakaiannya.
Episode Si Cantik Dari Tionggoan, halaman 56:
"Pasti ini pekerjaan Adipati keparat itu..." kata Wiro dalam hati. Karena itu dia segera menotok beberapa jalan darah di tubuh Nionio Nikouw agar racun tidak tembus ke dalam jantung dan masuk ke otak. Sampai menjelang pagi paderi itu masih belum sadar. Wiro jadi gelisah. Tiba-tiba dia ingat pada Kitab seribu Pengobatan yang ada dalam sebuah kantong kain dan disimpan di balik pakaiannnya. Wiro segera hendak mengeluarkan kitab itu untuk mencari tahu cara pengobatan yang bisa dilakukan guna menolong Nionio Nikouw.
Episode Si Cantik Dari Tionggoan, halaman 89:
"Ha-hu ha hu..." Nenek di sebelah kanan menunjuk ke arah pinggang Wiro sebelah kiri lalau membuat gerakan jari tangan membentuk empat persegi. Rupanya waktu memeriksa tubuh Wiro tadi dia melihat sebuah benda dibalik pinggang celana dalam pendekar.
"Nek, aku tahu maksudmu. Di balik pinggang celanaku sebelah kiri ada sebuah kantong kain. Di dalamnya ada kitab ilmu pengobatan. Ambil dan baca isinya. Cari tahu cara pengobatan untuk menolong diriku..."

12. Kitab 1000 Pengobatan kembali lenyap.
Episode Si Cantik Dari Tionggoan, halaman 114-115:
"Wiro tersenyum dan berkata. "Kau gadis baik." Ketika tangannya hendak diulurkan membelai rambut Purnama tiba-tiba Wiro ingat sesuatu lalu meraba pinggang.
"Astaga!"
"Ada apa?" tanya Purnama.
"Kitab Seribu Pengobatan!"
Purnama terkejut.
"Sewaktu berusaha menolong, dua nenek itu mengeluarkan kitab dari balik pinggangku. Lalu kau datang..."
"Ya Tuhan. Aku telah berlaku lalai." Wajah Purnama berubah pucat. "Waktu melafalkan cara pengobatan, kitab aku letakkan di atas pangkuan. Dua nenek sibuk menolongmu. Kitab aku pindahkan ke lantai dangau..."
Wiro dan Purnama lari ke arah dangau yang telah roboh porak poranda. Keduanya membongkar reruntuhan bangunan dangau. Namun Kitab Seribu Pengobatan tidak ditemukan. Yang dijumpai hanya kantong kain putih bekas pembungkusnya.
Episode Misteri Pedang Naga Merah, halaman 85:
Wiro hendak menggaruk kepala. Namun tangannya terhalang oleh caping bambu. Pemuda ini memaki sendiri dalam hati sambil ketuk-ketuk caping di kepalanya. Tiba-tiba dia ingat sesuatu. "Untung! Untung Eyang Sinto tadi tidak bertanya tentang Kitab Seribu Pengobatan. kalau dia tahu kitab itu hilang lagi pasti aku didampratnya habis-habisan. Sial! Siapa yang tega-teganya mencuri kitab itu?!"

13. Kitab 1000 Pengobatan akhirnya ditemukan kembali. Ternyata pencuri kitab dipastikan adalah Loan Nio Nikouw.
Episode Sang Pembunuh, halaman 123:
Wiro masukkan kembali dua buah dadu ke dalam kantong kain putih. Tapi tidak menyerahkannya kepada sang paderi melainkan berkata. "Aku tidak akan memberikan dua buah dadu ini padamu. Kecuali kau mengembalikan padaku Kitab Seribu Pengobatan yang kau curi waktu peristiwa penyerangan Walang Gambir alias Kobra Biru di dangau tempo hari."
Loan Nio Nikouw ternganga. Lalu paderi ini tersenyum. "Bagaimana kau bisa tahu kalau aku yang mencuri kitab itu?"
"Di tempat kejadian tak ada orang lain kecuali kau dan Bunga, sahabatku dari alam roh. Bunga tak mungkin mencuri karena dia tak bisa membawa benda asing ke alamnya. Tinggal kau. Lagi pula aku pernah menerapkan satu ilmu untuk memeriksa dirimu. Dan aku melihat kitab itu memang ada di tubuhmu."
"Kau memang lelaki kurang ajar!" ucap sang paderi tapi dengan wajah tersenyum. Di balik punggungnya dia membuka ikatan tali halus lalu mengeluarkan sebuah kitab tebal terbuat dari daun lontar. "Aku sebenarnya tak pernah bermaksud sungguhan mencuri kitab ini. Aku hanya berjaga-jaga. Kalau kau duluan menemukan dua buah dadu dan tak mau memberikan padaku, maka kitab ini akan kujadikan alat pemaksa. Ambillah."
"Kau cerdik, juga baik hati." Kata Wiro pula sambil menyambut kitab yang diserahkan.

14. Kitab 1000 Pengobatan sampai saat ini masih berada di tangan Wiro dan disimpan Wiro di dalam goa rahasia yang terletak di Teluk Losari.
Episode Topan Di Gurun Tengger, halaman 63-64:
Sesaat Wiro berpaling, menatap ke arah Purnama. Lalu dia membungkuk di sudut lantai. Pada salah satu bagian lantai terdapat satu gundukan batu cukup besar. Wiro dorong gundukan batu. Ternyata gundukan batu ini bisa digeser ke samping. Di lantai terlihat sebuah lobang. Dari dalam lobang ini Wiro keluarkan sebuah benda. Purnama yang terus memperhatikan melihat benda yang dipegang Wiro adalah sebuah kitab tebal terbuat dari daun lontar.
"Kitab Seribu Pengobatan!" ucap Purnama dalam hati. "Jadi goa ini adalah tempat rahasia dia menyimpan barang-barang berharga miliknya. Luar biasa. Goa ini dekat sekali dengan tempat kediamanku di atas sana. Tapi aku tidak pernah mengetahui. Sejak kapan hal ini terjadi?"
"Wiro, aku sengaja mengikutimu sampai kesini...."
"Aku tahu. Aku dalam perjalanan ke Gunung Gede. Aku mampir dulu di sini untuk mengambil kitab ini dan beberapa barang berharga milikku yang kusimpan di goa ini..."

Namun pada akhirnya Kitab 1000 Pengobatan tidak jadi dibawa dan tetap Wiro simpan di tempatnya semula.



Begitulah cerita tentang Kitab 1000 Pengobatan....
Semoga sahabat Rian juga sobat-sobat lainnya sekarang mendapat kejelasan tentang keberadaan Kitab 1000 Pengobatan....





Salam 212....

Last edited by Pendekar212; 25-10-2008 at 01:02 AM..
Pendekar212 is offline Add to 
Pendekar212's Reputation Report Post Report Post    
Old 25-10-2008, 12:43 AM   #1300
maleslk
kaskuser
 
UserID: 464297
Join Date: May 2008
Location: nomaden terus
Posts: 120
maleslk tidak memiliki 
reputasi
Quote:
Originally Posted by Pendekar212 View Post
Salam 212....

Sedangkan kabar terakhir Bidadari Angin Timur sendiri dapat sobat-sobat baca dalam episode Janda Pulau Cingkuk.



Salam 212....
Waladalah.... nanggung sekali. Ebook-nya pun belum ada sobat
bisakah disampaikan clue nya saja

ah pintar sekali anda membuat sya tidak bisa tidur
maleslk is offline Add to maleslk's 
Reputation Report Post Report Post    
Closed Thread


.