|
15-10-2008, 02:37 PM
|
#1161 |
|
kaskuser
UserID: 374539
Join Date: Dec 2007
Location: Pusat Kota Tsunami
Posts: 274
![]() |
salam kunyuk melempar buah .... Ngabsen juga ah .... |
|
15-10-2008, 03:39 PM
|
#1162 |
|
kaskuser
UserID: 301732
Join Date: Jul 2007
Location: anywhere i sit
Posts: 179
![]() |
salam semuanya buat kisanak dan nisanak sekalian |
|
15-10-2008, 03:42 PM
|
#1163 |
|
kaskus addict
UserID: 162739
Join Date: Apr 2006
Posts: 1,053
![]() |
tadi klo gak salah di depan tabir delapan mayat
masih berbentuk word, ini saya pindah ke pdf. sori klo ternyata dah ada
yang pindah ke pdf juga http://www.zid*du.com/download/240356...Mayat.pdf.html |
|
| Sponsored Links |
15-10-2008, 04:48 PM
|
#1164 |
|
kaskuser
UserID: 396919
Join Date: Feb 2008
Location: := 1010;
Posts: 249
![]() |
hadir......... |
|
15-10-2008, 04:52 PM
|
#1165 |
|
kaskus holic
UserID: 281638
Join Date: May 2007
Location: Jakarta
Posts: 765
![]() |
absen dong ah......![]() ![]() Lagi ke Susukan baru nyampe setengah perjalanan...... ![]()
|
|
15-10-2008, 05:47 PM
|
#1166 |
|
kaskus maniac
UserID: 296142
Join Date: Jul 2007
Location: dekat kolong jembie
Posts: 4,088
![]() |
ngikut absen |
|
15-10-2008, 09:44 PM
|
#1168 | |
|
kaskuser
UserID: 439276
Join Date: Apr 2008
Posts: 301
![]() |
Quote:
he he sebaiknya.. file wordnya di EDIT dulu teksnya.. bukan langsung di convert menjadi pdf... masih banyak kata-kata yang tidak dimengerti karena tidak di edit lagi.. Maaf lama baru masuk padepokan.. setelah melihat negeri khopingho.. habis lebaran... maaf lahir bathin buat sohib-sohib se padepokan semua... Kang Zusi |
|
|
15-10-2008, 11:54 PM
|
#1169 | |
|
kaskuser
UserID: 307430
Join Date: Jul 2007
Posts: 285
![]() |
Salam 212 sobat kiageng80....salinan halaman kitab yang
hilang....
Quote:
Salam 212 sobat kiageng80.... Tidak apa-apa sobat HaHa.... Kebetulan saya baru saja menerima email dari kerabat saya berisi salinan beberapa halaman yang hilang dari kitab episode Pernikahan Dengan Mayat dan episode Insan Tanpa Wajah. Berikut isi halaman yang hilang tersebut: Episode Pernikahan Dengan Mayat Sebagian halaman 122: Beberapa lama sebelum fajar menyingsing. Udara gelap dan terasa dingin sekali. Wulan Srindi berlari cepat melewati satu rimba kecil di sebelah timur kawasan 113 Lorong Kematian. Wiro mengikuti dari belakang. Dari gerakan kaki dan kecepatan larinya murid Sinto Gendeng bisa menduga-duga sampai dimana tingkat ilmu kepandaian si gadis. Baik ilmu tenaga dalam maupun ilmu meringankan tubuh Wulan Srindi belum mencapai tingkatan cukup tinggi. Namun ada satu hal yang diperhatikan Wiro. Ketika berlari dua tangan gadis itu sama sekali tidak mengeluarkan suara atau sambaran angin. Agaknya disinilah letak kehebatan Wulan Srindi, pikir Wiro. Halaman 123: Dingin, gelap dan sunyi. Tak ada satupun yang bicara di antara kedua orang itu. Tiba-tiba kesunyian malam di robek oleh suara suitan dua kali berturut-turut. Datang dari arah timur. Sesaat kemudian dari arah barat terdengar pula dua kali suitan. "Kehadiran kita sudah diketahui orang-orang Lorong Kematian," kata Wiro. "Kita harus berhati-hati. Mereka suka membokong dengan Bendera Darah." Menjawab Wulan Srindi. "Aku sudah merasa bokongan mereka," kata Wiro pula. Lalu dia bertanya. "Kau mendengar suara sesuatu?" "Di sebelah depan atau belakang?" balik bertanya Wulan Srindi. "Belakang," jawab murid Sinto Gendeng. "Kalau begitu kau yang tahu, kau yang mendengar. Pentang telinga lebar-lebar. Nyalangkan matamu. Jangan kita berdua sampai mati konyol sebelum sampai di Lorong Kematian. Jangan kita sampai gagal sebelum aku berhasil menyelamatkan guruku...." Sambil lari Wiro membatin. Dari setiap ucapannya gadis bernama Wulan Srindi ini ternyata punya daya pikir cepat dan cerdik. Selain itu dari ucapannya tadi Wiro jadi menduga-duga jangan-jangan Wulan Srindi memang benar murid Dewa Tuak. Kalau tidak mengapa dia begitu bersemangat dan mau bersusah payah untuk menyelamatkan orang tua itu? "Ada suara orang berlari di belakang kita," Halaman 124: Wiro memberi tahu. "Berarti ada yang mengejar atau menguntit. Dugaanku manusia pocongk." "Di depan kiri ada pohon besar dan semak belukar lebat. Membelok ke balik pohon!" kata Wiro. Begitu sampai di dekat pohon besar, ke dua orang itu segera membelok lalu mendekam dibalik semak belukar. Tak lama kemudian satu bayangan putih berkelebat lewat. Tapi di depan sana makhluk ini berhenti. Tegak memandang berkeliling mencari-cari. Ternyata dia memang seorang manusia pocongk. "Berani mengejar berani menerima kematian. Aku akan bunuh manusia pocongk itu!" kata Wulan Srindi pula. "Jangan main bunuh saja. Lebih baik ditangkap hidup-hidup lalu kita paksa dia menunjukkan jalan masuk ke Lorong Kematian lewat belakang." Wulan Srindi tersenyum. "Kenapa kau tersenyum?" tanya Wiro. "Terus terang sebenarnya barusan aku hanya ingin menguji kecerdasan otak dan jalan pikiranmu. Ternyata apa yang aku rencanakan sama dengan yang kau katakan." Wiro garuk kepala. "Kau pandai mencari dalih. Mana aku tahu kau punya pikiran seperti itu. Bisa saja kau hanya bicara pura-pura untuk menyatakan bahwa kau gadis hebat." "Aku memang gadis hebat karena aku murid Dewa Tuak!" Halaman 125: "Kalau begitu cepat kau serang manusia pocongk itu. Pergunakan jurus-jurus ilmu silat Dewa Tuak." "Kau mau menguji? Apa lupa keteranganku bahwa orang tua itu belum lama mengangkatku jadi murid. Mana sempat menurunkan ilmu silat barang sejurus dua jurus!" "Jangan mencari alasan. Kalau kau takut biar aku yang turun tangan!" "Enak saja menuduh aku takut!" Tiba-tiba dari depan sana si manusia pocongk berteriak. "Dua orang yang sembunyi di balik belukar lekas keluar unjukkan diri! Berani datang ke kawasan Lorong Kematian berarti berani menerima ajal!" "pocongk keparat!" teriak Wulan Srindi. Lalu gadis itu melesat keluar dari balik semak belukar sambil menerjang manusia pocongk dengan jurus Membelah Ombak Menembus Gunung. Dalam gelap tangan kanan gadis ini berkelebat menghantam ke arah kepala manusia pocongk dalam gerakan sangat cepat dan hampir tak kelihatan. Tapi si manusia pocongk bukan orang sembarangan. Sekali dia mengangkat lengan jubahnya terdengar suara buukkk! Wulan Srindi terpekik. Tubuhnya terpental setengah melintir. Manusia pocongk tertawa mengekeh lalu menyerbu ke arah si gadis. Melihat hal ini Wiro segera melesat keluar dari balik pohon. Tangan kanan lepaskan Halaman 126: pukulan Kilat Menyambar Puncak Gunung yang didapatnya dari Tua Gila. Menyaksikan serangan kilat dan ganas ini manusia pocongk cepat berkelit ke samping tapi kurang cepat. Pinggulnya kena di gebuk. Tubuhnya terjengkang di tanah. Wulan Srindi cepat injak dada orang. Wiro angkat kaki kanan, siap menendang kepala manusia pocongk. Tiba-tiba si manusia pocongk keluarkan seruan. "Anak sableng! Jangan! Ini aku!" Habis berteriak manusia pocongk itu cepat-cepat tarik lepas kain putih penutup kepala. Kelihatan satu kepala berambut tipis, sepasang mata jereng dan kuping kanan yang terbalik. "Tua bangka sialan!" maki Wiro. "Kau rupanya!" "Siapa si jereng sinting ini?!" tanya Wulan Srindi. "Perkenalkan, namaku Setan Ngompol! Aku tidak sinting cuma sering ngompol!" kata si kakek lalu tertawa mengekeh. "Pantas dari tadi aku mencium bau pesing. Kau minta mati berdandan seperti itu!" ujar Wiro. "Justru tadinya dengan dandanan ini aku ingin menyusup ke dalam lorong. Tapi tidak tahu jalan." "Untung kepalamu tidak keburu kutendang rengkah, Kek." "Wulan Srindi angkat kakinya yang dipakai menginjak Setan Ngompol. Si kakek cepat duduk tapi tidak segera berdiri. Dalam duduk dia usap-usap tubuhnya di sebelah bawah perut. "Mengapa dia? Apa yang dilakukan?" Tanya Wulan Srindi. Halaman 127: Wiro tersenyum. "Apa lagi kalau bukannya ngompol alias beser alias kencing!" "Aneh, kenapa ada manusia macam begini di atas dunia?!" kata Wulan Srindi pula. Setan Ngompol tertawa mengekeh lalu bangkit berdiri. Jubah putih yang dikenakannya kelihatan kuyup di sebelah bawah! TAMAT Episode Insan Tanpa Wajah Bagian akhir halaman 126: "Nek...." ujar Naga Kuning. "Apa?!" tanya Gondoruwo Patah Hati agak jengkel. Halaman 127: "Kalau kau, apa kau mau menguji keampuhan perabotannya Wiro?" "Anak setan!" Damprat si nenek sambil mencubit pinggang Naga Kuning hingga anak ini melintir kesakitan. TAMAT Itulah sobat salinan beberapa halaman yang hilang dari kedua kitab tersebut. Saya berikan tambahan tenaga dalam agar kedua kitab ini dapat segera berubah menjadi ebook HeHe.... Salam 212.... Last edited by Pendekar212; 16-10-2008 at 12:18 AM.. |
|
|
16-10-2008, 12:09 AM
|
#1170 |
|
kaskuser
UserID: 307430
Join Date: Jul 2007
Posts: 285
![]() |
Salam 212 sobat huybee....pengiriman kitab....
Salam 212 sobat huybee.... Saya juga mendapat kabar bahwa copy-an kitab episode Pembalasan Nyoman Dwipa positif akan dikirim pada hari Kamis, 16 Oktober 2008. Tunggu saja kedatangannya dalam beberapa hari ke depan ok sobat.... O iya, kalau tidak salah sobat tinggal di Banyuwangi ya? Kebetulan saya juga kadang mudik ke Banyuwangi. Ada keluarga juga di Banyuwangi, tepatnya di daerah Jajag.... Tapi sudah beberapa tahun ke belakang ini saya belum sempat ke Banyuwangi.... Siapa tau suatu saat nanti kita bisa saling menyambangi HaHa.... Salam 212.... Last edited by Pendekar212; 16-10-2008 at 12:25 AM.. |
|
16-10-2008, 01:47 AM
|
#1171 |
|
kaskuser
UserID: 439276
Join Date: Apr 2008
Posts: 301
![]() |
Ini 178 Tabir Delapan Mayat (pdf) yg sudah di edit lengkap |
|
16-10-2008, 05:46 AM
|
#1172 |
|
aktivis kaskus
UserID: 566741
Join Date: Oct 2008
Posts: 564
![]() |
cucu2 ini hebat2 ... embah berterima kasih kepada para pendekar2 sekalian ...
|
|
16-10-2008, 06:29 AM
|
#1173 |
|
kaskuser
UserID: 403926
Join Date: Feb 2008
Posts: 100
![]() |
salam semuanya Sudah sehat kembali Kang Zusi? Koq udah main2 ke negeri khopinghoo segala, berarti udah segar bugar nih. ![]() Syukurlah kalau begitu. terima kasih kiageng80 & Tiraikasih, Tabir Delapan Mayat-nya. ![]() udah download yang kemarin, ternyata masih belum diedit. download lagi akhirnya. |
|
16-10-2008, 09:18 AM
|
#1174 |
|
kaskus addict
UserID: 162739
Join Date: Apr 2006
Posts: 1,053
![]() |
@tiraikasih sori bos gak liat klo ternyata masih ada yang perlu diedit.... terlalu bersemangat sihh.... ntar klo ada lagi saya teliti dulu deh...
|
|
16-10-2008, 11:40 AM
|
#1177 |
|
kaskuser
UserID: 196554
Join Date: Aug 2006
Location: Koilong Langit
Posts: 126
![]() |
salam sobat semua, mau ijin ngunduh kitab2 terbaru sekalian mau nagsih tahu kalo 8 pocongknya tidak jadi menari karena belum ada waktu untuk editnya... jadi apabila ada yg mau eksekusi 8 pocongknya silahkan aja... |
|
16-10-2008, 01:54 PM
|
#1178 |
|
kaskuser
UserID: 505575
Join Date: Jul 2008
Posts: 143
![]() |
Salam, sobat pendekar semua Berikut ada kitab lagi (pdf, lengkap): 138 Pernikahan dengan Mayat http://www.zid*du.com/download/24127...Mayat.zip.html 154 Insan Tanpa Wajah http://www.zid*du.com/download/24127...Wajah.zip.html @kalibening Saya kirimin kitab yg sudah jadi sbg obat luka atas atas download "Tabir Delapan Mayat.doc" Padahal di postingan tsb sudah saya jelasin bahwa file tsb adalah file doc yg belum di-edit. @Pendekar212 Matur nuwun, sudah melengkapi bagian yang hilang dari kitab Pernikahan... dan Insan... ini. @tiraikasih Welcome Home @semuanya... Mohon maaf kalau ebook2 yg terakhir saya buat pakai background agak gelap (gray). Saya kalau baca kelamaan di komputer dg background putih agak silau, maklum sudah tua. Last edited by kiageng80; 16-10-2008 at 02:34 PM.. Reason: url-nya kurang ekstension .html |
|
16-10-2008, 03:15 PM
|
#1179 | |
|
kaskuser
UserID: 488679
Join Date: Jun 2008
Location: Ujung Timur Jawa
Posts: 151
![]() |
Quote:
Trima kasih sekali lagi atas kirimannya, mudah2an sgera nyampe soalnya Banyuwangi kan dekat sama Bali...hehe Kalo ternyata besok2 Pendekat 212 jadi mudik ke Bwi, kabar2 dulu ya kesaya lewat thread ini. Ntar tak pm kan no tlp saya biar kita bisa ketemuan... Jarang2 kan momen kaya gitu.. Salam... |
|
|
16-10-2008, 03:31 PM
|
#1180 | |
|
kaskus addict
|
Quote:
semoga kiageng diberi umur panajang...
|
|
|