TOTAL POSTS:
133,075,149
TOTAL MEMBERS:
1,404,498-17
Last visited: Yesterday at 11:16 PM
title
 
Hot Categories: Lounge | Berita & Politik | Computer | Jokes | Movies | Supranatural | Sports | Games | Otomotif | Music | Regional | all categories

 
HOME / CASCISCUS / EDUCATION / Book Review
Wiro Sableng Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 (2)
 

Closed Thread Short URL: http://kask.us/865522 | Share on twitter
 
Share
Thread Tools Rating: Thread 
Rating: 29 votes, 4.90 average.
Old 23-05-2008, 07:43 PM   #21
tiraikasih
kaskuser
 
UserID: 439276
Join Date: Apr 2008
Posts: 301
tiraikasih tidak memiliki 
reputasi
Quote:
Originally Posted by Uthe18 View Post
thx bro, ke TKP dulu izin donlot .............
Keknya pngelola site nya kaskuser juga ya
Banyak juga koleksi lain untuk di unduh disitu
tiraikasih is offline Add to tiraikasih's 
Reputation Report Post Report Post    
Old 24-05-2008, 04:05 PM   #22
bayu2seta
kaskuser
 
UserID: 395035
Join Date: Feb 2008
Posts: 275
bayu2seta tidak memiliki 
reputasi
Salam 212 ...

Rekan rekan pendekar, saya telah berusaha menyelamatkan beberapa wejangan dari para pendekar, terutama pendekar212.

Saya tempatkan wejangan wejangan tersebut di:

http://wirosableng.ning.com

Sebetulnya, saya kepengen sekali menyelamatkan wejangan pendekar212 tentang serial wiro sableng untuk episode yang belom sempat terselesaikan oleh penulis (alm Bastian Tito), yaitu mengenai kerajaan perut bumi. Akan tetapi, tenaga dalam saya tidak kuat untuk membongkar isi perut bumi (ato isi perut kaskus sebelum kena penyakit / serangan dari golongan hitam).

Mohon maaf bila formatnya masih kaco. Yang penting isinya (textnya) bisa saya selamatkan.

Mudah mudahan akan ada cara untuk memulihkan thread Wiro Sableng kita ini di kaskus.

Salam Pukulan Sinar Matahari
bayu2seta is offline Add to bayu2seta's 
Reputation Report Post Report Post    
Old 24-05-2008, 08:28 PM   #23
mercenary_007
kaskus maniac
 
UserID: 11363
Join Date: Jan 2003
Location: Indonesia
Posts: 4,357
Blog Entries: 6
mercenary_007  akan menjadi 
terkenal
Quote:
Originally Posted by bayu2seta View Post
Salam 212 ...

Rekan rekan pendekar, saya telah berusaha menyelamatkan beberapa wejangan dari para pendekar, terutama pendekar212.

Saya tempatkan wejangan wejangan tersebut di:

http://wirosableng.ning.com

Sebetulnya, saya kepengen sekali menyelamatkan wejangan pendekar212 tentang serial wiro sableng untuk episode yang belom sempat terselesaikan oleh penulis (alm Bastian Tito), yaitu mengenai kerajaan perut bumi. Akan tetapi, tenaga dalam saya tidak kuat untuk membongkar isi perut bumi (ato isi perut kaskus sebelum kena penyakit / serangan dari golongan hitam).

Mohon maaf bila formatnya masih kaco. Yang penting isinya (textnya) bisa saya selamatkan.

Mudah mudahan akan ada cara untuk memulihkan thread Wiro Sableng kita ini di kaskus.

Salam Pukulan Sinar Matahari
Usaha yang bagus kisanak...

Saya juga sedang mencari file-file lama thread ini... Mudah2an bisa disambung2...
mercenary_007 is offline Add to 
mercenary_007's Reputation Report Post Report Post    
Sponsored Links
Old 25-05-2008, 07:33 PM   #24
mercenary_007
kaskus maniac
 
UserID: 11363
Join Date: Jan 2003
Location: Indonesia
Posts: 4,357
Blog Entries: 6
mercenary_007  akan menjadi 
terkenal
Halaman 60

Salam 212 Para Sahabat HaHa....

Salam 212....




HaHaHa....

Jadi ketawa sendiri lihat komentar-komentar terakhir para sahabat disini.
Yah...wajarlah ada perasaan jengkel, sedih ataupun marah, karena itu semua wujud kecintaan kita kepada serial Pendekar 212.

Sobat Arsyad74 bilang begitu saya kira karena kecintaannya kepada serial Pendekar 212.
Saking niatnya ingin membuka e-book Wiro, pas mo dibuka ternyata mengalami kesulitan, jadi muncullah ekspresi kejengkelan yang pada dasarnya saya yakin tidak ada niat untuk melecehkan sobat-sobat kita yang telah bersusah payah membuat e-book tersebut.

Para sahabat yang menumpahkan kekesalannya atas komentar sobat Arsyad74 juga wajar-wajar saja, itu juga semua karena wujud kecintaan para sahabat yang begitu dalam kepada serial Pendekar 212 juga rasa penghargaan yang begitu tinggi pada sobat-sobat kita yang telah bersusah payah membuat e-book itu.

Sudahlah....sekarang marilah kita satukan hati kembali, saya tidak ingin di thread ini timbul perpecahan HeHe....
Benar seperti yang sobat mercenary_007 katakan, thread ini adalah wujud penghargaan kita kepada penulis (almarhum Bastian Tito).
Thread ini tidak akan ada kalau tidak ada sobat Rami yang berinisiatif untuk memulainya.
Jadi marilah kita saling menjaga dan menghargai apa yang telah almarhum penulis dan sobat Rami cita-citakan.
Saya yakin almarhum penulis maupun sobat Rami tidak ingin melihat diantara sesama pencinta serial Pendekar 212 terjadi perpecahan HeHe....




Salam 212....


Maaf baru sekarang saya bisa hadir kembali....

Salam hormat dan salut saya yang setinggi-tingginya untuk para sahabat semua....

Last edited by Pendekar212 : Today at 05:20 PM.
mercenary_007 is offline Add to 
mercenary_007's Reputation Report Post Report Post    
Old 25-05-2008, 07:37 PM   #25
mercenary_007
kaskus maniac
 
UserID: 11363
Join Date: Jan 2003
Location: Indonesia
Posts: 4,357
Blog Entries: 6
mercenary_007  akan menjadi 
terkenal
Salam 212....



Tentang Penerbitan Script....

Sebenarnya sejak sobat Uthe18 memberikan usulan tentang penerbitan script penulis, saya juga memiliki pikiran dan keinginan yang serupa walaupun saya tahu (juga seperti yang sobat Rian Alonso perkirakan) kemungkinannya kecil.
Oleh karena itu saya tidak langsung memberikan jawaban atas usulan sobat Uthe18 karena semua akan dikonfirmasikan dulu.

Sampai akhir tahun kemarin saya coba memberikan usulan serta membujuk asisten penulis, dan hasilnya memang nihil.
Sepertinya asisten penulis tidak berani bertindak sejauh itu.
Bukan hanya menyangkut persoalan lisensi, copy right maupun hak cipta, namun yang lebih penting hal ini disebabkan karena penulis hanya ketitipan amanat untuk menjaga hasil karya penulis dari hal-hal yang tidak diinginkan.
Jadi untuk mempublikasikan ataupun menerbitkan semua hal yang masih tersisa dari peninggalan penulis, asisten penulis tidak berani untuk melangkah lebih jauh karena sebelumnya hal ini tidak diamanatkan oleh almarhum penulis.

Seperti halnya sewaktu penulis masih hidup, pihak keluarga penulis pun tidak pernah mencampuri atau terlibat langsung mengenai segala macam hal yang berkaitan dengan serial Pendekar 212 ini.
Jadi sampai almarhum penulis meninggal, pihak keluarga mempercayakan sepenuhnya segala macam hal yang berkaitan dengan serial Pendekar 212 ini kepada asisten penulis.

Untuk itu kepada sobat Uthe18, sobat acradia dan para sahabat lainnya yang memiliki keinginan serupa saya memohon maaf tidak bisa membantu merealisasikan keinginan para sahabat semua.



Tentang Penerbit Lokajaya dan Alamat Penulis....

Sebenarnya penerbit ini masih ada di lingkungan kerabat almarhum penulis.
Mengenai alamat penulis karena beberapa alasan (tidak pada tempatnya saya membeberkan alasan-alasan itu) sampai saat ini kami tidak diijinkan untuk mempublikasikannya.
Yang jelas pada dasarnya ini merupakan permintaan dari keluarga almarhum penulis.



Tentang Asisten Penulis Menulis Buku....

Tidak benar kabar yang menyebutkan asisten penulis membuat dan menulis cerita silat baru.
Saya kira itu hanya isu belaka dan tidak dapat dipertanggungjawabkan....



Mungkin itu saja yang dapat saya sampaikan....
Marilah kita terima dan hormati apa yang sudah menjadi keputusan/amanat dari almarhum penulis beserta keluarga.
Semua ini demi kebaikan almarhum penulis, keluarga almarhum penulis, juga demi kebaikan kita semua sebagai pecinta serial Pendekar 212 yang merupakan hasil karya besar almarhum penulis.
Saya yakin semua itu tetap tidak akan menyurutkan rasa cinta dan penghormatan kita yang setinggi-tingginya terhadap semua hasil karya almarhum penulis.




Salam 212....


Untuk diketahui....
Sejak akhir tahun 2007 (akhir Desember 2007) asisten penulis beserta keluarga telah menetap di Perth Australia dikarenakan tuntutan pekerjaan.
Oleh karena itu, mulai saat ini saya tidak bisa lagi berkonsultasi secara langsung dengan asisten penulis.
Mohon maaf apabila nanti jawaban-jawaban saya atas pertanyaan para sahabat dirasa kurang, karena semua itu murni hanya diambil dari data-data maupun kitab-kitab yang saya miliki saja.

Last edited by Pendekar212 : Today at 05:22 PM.
mercenary_007 is offline Add to 
mercenary_007's Reputation Report Post Report Post    
Old 25-05-2008, 07:41 PM   #26
mercenary_007
kaskus maniac
 
UserID: 11363
Join Date: Jan 2003
Location: Indonesia
Posts: 4,357
Blog Entries: 6
mercenary_007  akan menjadi 
terkenal
Halaman 51

#1013
Salam 212....HaHaHa....Senang sekali rasanya dapat menjumpai para sahabat semua....

Salam 212 para sahabat semua….

Senang sekali rasanya saya dapat menjumpai para sahabat dunia persilatan kembali….
Akhir-akhir ini saya sedang didera kesibukan luar biasa, jadi baru kali ini saya bisa memasuki alam kaskus.
Harap dimaklumi jika pada kesempatan ini saya hanya akan menjawab secara singkat pertanyaan dari sobat Rian Alonso, Agamvip dan Trekkq.
Karena keterbatasan waktu, saya belum memiliki cukup waktu untuk membuka-buka kitab berkaitan dengan pertanyaan para sahabat semua.
Namun dilain kesempatan jika dirasa belum cukup pasti saya uraikan lebih detail lagi, kecuali para sahabat sudah merasa cukup dengan jawaban yang saya berikan pada kesempatan ini.



Sebelum saya coba menjawab pertanyaan-pertanyaan sobat semua, ada satu hal menarik yang akan saya ceritakan. Dalam script penulis diceritakan, untuk membasmi dan memecahkan misteri Kerajaan Perut Bumi, para tokoh utama dunia persilatan golongan putih akhirnya mengadakan pertemuan besar para Pendekar setanah Jawa dan Andalas ditambah beberapa tokoh dari tanah Madura, Bali, Minahasa dan Negeri Seribu Sungai (dalam script penulis tidak dijelaskan mengenai Negeri Seribu Sungai, namun dugaan saya Negeri Seribu Sungai merupakan nama lain suatu daerah di pulau Kalimantan). Pertemuan akbar dan darurat yang sepanjang sejarah dunia persilatan belum pernah dilakukan ini diadakan di kepulauan Karimun Jawa. Pertemuan akbar ini sendiri diprakarsai oleh Raja Penidur menjelang akhir usianya. Kepulauan Karimun Jawa dipilih karena tidak terjangkau oleh keganasan Kabut Dewa sehingga aman dari penyusupan dan ancaman serangan dari orang-orang Kerajaan Perut Bumi yang memiliki pantangan tidak boleh keluar dari wilayah kabut sejak pertama kali Kabut Dewa disebar (inilah sebenarnya rahasia penting berkenaan dengan kelemahan orang-orang Kerajaan Perut Bumi, untuk lebih lengkap dan jelasnya hal ini akan saya ceritakan di kesempatan lain). Oleh karena itu, orang-orang Kerajaan Perut Bumi berusaha mencegah dan membunuh para tokoh-tokoh silat golongan putih agar tidak bisa sampai dan saling menggabungkan kekuatan di kepulauan Karimun Jawa. Hasil pertemuan memutuskan Kepulauan Karimun Jawa dijadikan markas besar para tokoh silat golongan putih dan dijadikan tempat menyusun segala langkah untuk memecahkan misteri dan membasmi Kerajaan Perut Bumi.





Mengenai pertanyaan sobat Rian mengenai….



Peri Angsa Putih….

Memang benar Peri Angsa Putih memiliki satu pukulan sakti yang keluar dari kedua matanya. Namun dari mana ilmu ini diperoleh tidak disebutkan dalam catatan penulis.
Peri Angsa Putih memang akan muncul di tanah Jawa pada era Kerajaan Perut Bumi. Peri Angsa Putih diketahui keberadaannya di sekitar gunung Semeru bersama Peri Bunda. Peri Sesepuh sendiri muncul di kejadian dan waktu yang berbeda (di kesempatan lain nanti saya uraikan). Tidak seperti Luhcinta yang sama-sama merupakan utusan Para Dewa, apa peranan Peri Angsa Putih dan Peri Bunda tidak dijelaskan secara detail dalam script penulis. Namun yang jelas Peri Angsa Putih dan Peri Bunda nantinya akan bergabung dengan rombongan Wiro sewaktu terjadi pertempuran antara rombongan Wiro dengan tokoh-tokoh Kerajaan Perut Bumi di kaki gunung Guntur (siapa saja yang tergabung dalam rombongan Wiro akan saya paparkan di kesempatan lain, yang pasti dalam rombongan ini antara lain terdapat istri Wiro yaitu Ratu Duyung yang baru dinikahinya, lalu Mahesa Kelud, Mahesa Edan, Anggini dan Luhjelita). Saat itu rombongan Wiro yang sebagian besar terdiri dari pendekar-pendekar muda berkepandaian tinggi sedang dalam menjalankan misi yang ditugaskan para tokoh-tokoh tua dedengkot dunia persilatan yang berada di kepulauan Karimun Jawa. Peri Angsa Putih tentu saja masih menyimpan perasaannya terhadap Wiro. Namun seperti gadis-gadis lainnya yang sama-sama mencintai Wiro, Peri Angsa Putih sangat terpukul hatinya menerima kenyataan bahwa Wiro akhirnya menikahi Ratu Duyung.



Ni Gatri….

Mungkin sobat Rian lupa atau belum membaca bahwa Ni Gatri sebenarnya telah menemui kematian setelah diperkosa oleh Dirga Purana dalam episode Bulan Biru Di Mataram (episode terakhir dari 13 rangkaian episode Malam Jahanam Di Mataram).
Adapun peran Ni Gatri yaitu hanya sebagai gadis remaja yang ketitipan kuda lumping sakti yang kita ketahui akhirnya membawa Wiro, Sinto Gendeng dan Ni Gatri ke jaman Mataram Kuno di masa 800 tahun silam.



Bidadari Angin Timur….

Bidadari Angin Timur nantinya akan keluar dari kediamannya di Pulau Cingkuk dengan membawa julukan baru sebagai Janda Pulau Cingkuk. Bidadari Angin Timur memutuskan meninggalkan kediamannya karena seluruh wilayah Pulau Cingkuk tak luput dari keganasan Kabut Dewa. Nantinya Bidadari Angin Timur (Janda Pulau Cingkuk) ikut datang dan bergabung bersama para tokoh golongan putih lainnya di kepulauan Karimun Jawa.



Purnama….

Purnama juga nantinya muncul di kepulauan Karimun Jawa bergabung dengan para tokoh lainnya. Saat itu Purnama sudah memiliki kedudukan sebagai orang kepercayaan Ratu Laut Utara.



Denok Tuba Biru dan Inyiek Susu Tigo….

Dalam script penulis disebutkan Inyiek Susu Tigo tidak sempat melaksanakan kaulnya untuk memperistri Denok Tuba Biru karena keduanya diceritakan tewas di tangan dua tokoh utama Kerajaan Perut Bumi yang berkemampuan menciptakan dan menyebarkan Kabut Dewa. Siapa adanya kedua tokoh ini akan saya ungkap di kesempatan lain.

Untuk diketahui, tokoh-tokoh utama Kerajaan Perut Bumi yang ilmu kesaktiannya berada pada Tingkatan Dewa/Langit berjumlah sekitar 10 orang, puluhan tokoh sisanya berada pada Tingkatan dibawahnya.
Nantinya para tokoh golongan putih mendapati kenyataan, ternyata untuk mengalahkan salah satu saja dari tokoh-tokoh utama Kerajaan Perut Bumi tidak bisa dilakukan oleh satu orang tokoh, namun harus merupakan gabungan beberapa tokoh silat tingkat tinggi. Hal ini disebabkan kaena tidak semua tokoh silat golongan putih memiliki ilmu kesaktian yang telah mencapai Tingkat Dewa level tinggi. Hanya tokoh utama golongan putih pada Tingkatan Dewa/Langit yang bisa menghadapi tokoh-tokoh utama Kerajaan Perut Bumi secara jantan satu lawan satu. Hal ini sebenarnya sangat mengusik jiwa ksatria para tokoh silat golongan putih, namun demi kepentingan bersama dan keselamatan dunia persilatan maka cara ini terpaksa ditempuh. Sedangkan tokoh-tokoh silat pengikut Kerajaan Perut Bumi lainnya selain tokoh-tokoh utamanya, semuanya masih bisa dihadapi satu lawan satu karena keterpautan ilmu kesaktian yang tidak jauh berbeda.





Mengenai pertanyaan sobat Agamvip mengenai....



Kakek Segala Tahu….

Mengenai Kakek Segala Tahu tidak saya temukan data yang menerangkan asal-usulnya. Namun menurut asisten penulis, kemampuan meramal Kakek Segala Tahu dikarenakan ketajaman mata batinnya yang diberikan oleh Allah semenjak pertama tokoh ini lahir. Namun siapa nama guru dan dari siapa ilmu kesaktian lainnya diperoleh tidak ada data yang menerangkan mengenai hal ini.
Urutan nama-nama ilmu kesaktian yang dimiliki Kakek Segala Tahu akan saya paparkan di kesempatan lain.
Saat ini saya sedang menunggu kiriman dari asisten penulis mengenai daftar lengkap ilmu-ilmu kesaktian yang dimiliki Wiro beserta tokoh-tokoh utama lainnya termasuk di dalamnya Kakek Segala Tahu. Namun bukan dalam bentuk naskah asli tapi diketik dan di salin kembali oleh asisten penulis.





Mengenai pertanyaan sobat Trekkq mengenai….



Tua Gila….

Sebenarnya dalam beberapa episode sering diceritakan ketinggian ilmu kesaktian dan tenaga dalam Tua Gila walau tidak secara spesifik. Terakhir kali kita bisa melihat aksi Tua Gila yang luar biasa dalam episode Kupu-Kupu Mata Dewa (episode terakhir dari 5 rangkaian episode Kupu-Kupu Giok Ngarai Sianok), dimana dengan ketinggian ilmu kesaktiannya Tua Gila menelan mentah-mentah ke dalam mulutnya salah satu ilmu pukulan andalan Tuanku Laras Muko Balang. Kecuali Wiro, semua orang yang menyaksikan langsung dibuat terperangah melihat kehebatan Tua Gila ini. Tuanku Laras Muko Balang sendiri merupakan salah satu tokoh silat Andalas yang tidak diragukan lagi ketinggian ilmunya. Beberapa saat kemudian pukulan tersebut dikeluarkan lagi dan dipakai Tua Gila untuk memukul balik Tuanku Laras Muko Balang. Tuanku Laras Muko Balang langsung kalang kabut dan untuk dua kali dibuat terkejut karena tidak menyangka ilmu pukulannya yang tadi telah ditelan oleh Tua Gila dikeluarkan kembali dan dipakai Tua Gila untuk menyerangnya.
Selain itu, masih dalam episode Kupu-Kupu Mata Dewa, Tua Gila juga sempat mengeluarkan satu ilmu yang mirip dengan ilmu Menahan Darah Memindah Jasadnya Wiro dengan mencabut dan memasang kembali lidahnya sendiri.
Adapun penyebab utama kekalahan Tua Gila dari Sabai Nan Rancak, tanpa mengecilkan ketinggian ilmu Sabai Nan Rancak sebenarnya dikarenakan Tua Gila tidak sepenuh hati menghadapi Sabai Nan Rancak. Apalagi diketahuinya Sabai Nan Rancak adalah ibu dari anak-anaknya yang telah disia-siakan oleh Tua Gila di masa lalu.
Andaikata Sabai Nan Rancak beserta anak-anaknya tidak memaafkan dirinya, untuk menebus dosa dan kesalahannya, Tua Gila bahkan rela menyerahkan nyawanya kepada Sabai Nan Rancak.
Seperti kita ketahui, Tua Gila dan Sabai Nan Rancak memiliki 2 anak bernama Andamsuri dan Bululani (Iblis Pemalu). Andamsuri menikah dengan Rajo Tuo Datuk Paduko Intan atau Sidi Kuniang dan memiliki anak bernama Puti Andini. Rajo Tuo Datuk Paduko Intan menikah lagi dan memiliki anak bernama Panji atau Datuk Pangeran Rajo Mudo.

Yang pasti, ada sebagian ilmu kesaktian Tua Gila yang sebenarnya sama dengan ilmu kesaktian Sinto Gendeng karena sama-sama berguru pada Kiai Gede Tapa Pamungkas. Namun berbeda dengan Sinto Gendeng, ilmu-ilmu kesaktian pemberian Kiai Gede Tapa Pamungkas ini telah sejak lama terkunci di dalam tubuh Tua Gila sehinga tidak dapat dikeluarkan dan digunakan.
Mengapa ilmu-ilmu kesaktian pemberian Kiai Gede Tapa Pamungkas ini sampai terkunci tidak dijelaskan di dalam script penulis. Dalam script penulis hanya diceritakan bahwa setelah kemunculan Eyang Agung Resi Saptuning Jagad ada satu peristiwa yang membuat Tua Gila kembali bisa mengeluarkan dan menggunakan ilmu-ilmu kesaktian pemberian Kiai Gede Tapa Pamungkas yang selama ini terkunci di dalam tubuhnya. Namun peristiwa apa yang dimaksud juga tidak dijelaskan di dalam script penulis.
Dapat dibayangkan, selama ilmu-ilmu tersebut masih terkunci kesaktian Tua Gila sudah demikian dahsyatnya, apalagi setelah ilmu-ilmu tersebut kembali bisa digunakan. Bukan tidak mungkin ilmu Kesaktian Tua Gila sebenarnya berada di Tingkat Dewa/Langit dan berada diatas tingkat kesaktian yang dimiliki Sinto Gendeng.

Untuk mengetahui daftar episode yang menampilkan sepak terjang Tua Gila saya tulis di bagian lain. Sedangkan daftar episode yang menampilkan tokoh-tokoh utama lainnya listnya akan saya tulis di kesempatan berikutnya.



Datuk Lembah Akhirat….

Seperti yang telah sobat-sobat baca dalam rangkaian episode Tua Gila Dari Andalas, tenaga dalam dahsyat Datuk Lembah Akhirat (Suto Angil) sebenarnya berasal dan bersumber dari Sarung Tangan Penyedot Batin yang merupakan pemberian Dewi Ular yang menitis ke dalam wujud dua ekor ular kobra. Sarung Tangan Penyedot Batin ini dapat menyedot tenaga dalam lawan-lawannya sehingga tenaga dalam Datuk Lembah Akhirat menjadi berlipat ganda. Kalau dihitung-hitung mungkin melebihi batas tingkat tenaga dalam pada Tingkatan Dewa/Langit.
Seperti diceritakan dalam episode Gerhana Di Gajah Mungkur (episode terakhir dari 11 rangkaian episode Tua Gila Dari Andalas), akibat gigitan Datuk Rao Bamato Hijau akhirnya sarung tangan itu terlepas dari tangan Datuk Lembah Akhirat beserta kutungan jari-jari tangannya. Dengan terlepasnya Sarung Tangan Penyedot Batin dari tangan Datuk Lembah Akhirat, maka hilang pulalah kedahsyatan tenaga dalam yang dimiliki Datuk Lembah Akhirat.
Pertanyaan sobat Trekkq berkenaan dengan Datuk Lembah Akhirat ini sekaligus mengingatkan saya akan tenaga dalam para tokoh utama Kerajaan Perut Bumi. Sampai beberapa hari yang lalu saya masih belum memiliki bayangan yang jelas bagaimana kira-kita kedahsyatan ilmu kesaktian dan tenaga dalam tokoh-tokoh utama Kerajaan Perut Bumi. Tenaga dalam Datuk Lembah Akhirat yang berasal dari Sarung Tangan Penyedot Batin ini dapat kita gunakan sebagai contoh/tolak ukur bagaimana tingkat ilmu kesaktian dan tenaga dalam para tokoh utama Kerajaan Perut Bumi yang tingkatan kesaktiannya rata-rata sudah berada pada Tingkat Dewa/Langit.



Pangeran Matahari….

Sebenarnya Tingkat Kesaktian Pangeran Matahari berada sedikit di bawah Wiro, tepatnya setengah tingkat atau 2 level di bawah tingkat kesaktian Wiro. Ilmu Kesaktian Wiro berada pada Tingkat Roh/Gaib level 2, sedangkan ilmu kesaktian Pangeran Matahari berada di Tingkat Sukma/Batin pada level tertingginya yaitu level 4. Hanya karena kecerdikan dan kelicikannya yang membuat Pangeran Matahari sangat sulit ditaklukkan oleh Wiro juga para tokoh lainnya.
Salah satu penyebab yang sangat mempengaruhi naiknya tingkat tenaga dalam Wiro adalah peristiwa dimasukkannya Kapak Naga Geni 212 dan Batu Hitam Sakti ke dalam tubuh Wiro oleh Kiai Gede Tapa Pamungkas. Seperti yang dikatakan Eyang Sinto Gendeng di akhir-akhir episode Api Di Puncak Merapi (episode terakhir dari 5 rangkaian episode Perjanjian Dengan Roh), dengan menyatunya Kapak Naga Geni 212 dan Batu Hitam Sakti di dalam tubuh Wiro, maka kekuatan tenaga dalam serta hawa sakti yang dimiliki Wiro jadi berlipat ganda.
Selain peristiwa di Pangandaran, kalau para sahabat sempat memperhatikan sebenarnya jarang sekali Pangeran Matahari terlibat pertarungan yang lama dengan Wiro. Ujung-ujungnya selesai menghantam Wiro pasti langsung melarikan diri.
Di Pangandaran, Pangeran Matahari berani terang-terangan mengundang dan berhadapan dengan sekaligus beberapa tokoh silat golongan putih karena dirinya telah memiliki Kitab Wasiat Iblis yang sangat diandalkannya (peristiwa ini dapat sobat baca dalam episode Kiamat Di Pangandaran yang merupakan episode terakhir dari 8 rangkaian episode Wasiat Iblis).
Sebenarnya ketika peristiwa di puncak Merapi pun Pangeran Matahari bisa dihadapi satu lawan satu, namun saat itu banyak tokoh silat yang berkepentingan untuk menghabisinya jadi semua berebut ingin cepat-cepat menghabisi dirinya. Namun tentu saja untuk menghadapi Pangeran Matahari satu lawan satu haruslah tokoh yang benar-benar setingkat ilmu kesaktiannya dengan Pangeran Matahari, apalagi saat itu di tangannya tergenggam senjata dahsyat berupa lentera yang dinamakan Lentera Iblis (peristiwa ini lengkapnya dapat sobat-sobat baca dalam episode Api Di Puncak Merapi yang merupakan episode terakhir dari 5 rangkaian episode Perjanjian Dengan Roh).






Untuk saat ini itu saja dari saya….
Di lain kesempatan kita bersua kembali….



Salam 212….

Last edited by Pendekar212 : 10-11-2007 at 03:43 PM.
mercenary_007 is offline Add to 
mercenary_007's Reputation Report Post Report Post    
Old 25-05-2008, 07:44 PM   #27
mercenary_007
kaskus maniac
 
UserID: 11363
Join Date: Jan 2003
Location: Indonesia
Posts: 4,357
Blog Entries: 6
mercenary_007  akan menjadi 
terkenal
Salam 212....Daftar episode Tua Gila....

Salam 212….




Daftar episode yang menampilkan kemunculan dan sepak terjang Tua Gila alias Sukat Tandika….
(Urutan episode berdasarkan versi kedua saya seperti yang tertulis di halaman 35 tread ini)



episode….
010….Banjir Darah Di Tambun Tulang
061….Makam Tanpa Nisan (sequel episode Banjir Darah Di Tambun Tulang)
063….Neraka Krakatau
064….Betina Penghisap Darah

episode Dendam Di Puncak Singgalang
074….Dendam Di Puncak Singgalang
075….Harimau Singgalang

rangkaian episode Wasiat Iblis
089….Geger Di Pangandaran
090….Kiamat Di Pangandaran

rangkaian episode Tua Gila Dari Andalas
091….Tua Gila Dari Andalas
092….Asmara Darah Tua Gila
093….Lembah Akhirat
094….Pedang Naga Suci 212
095….Jagal Iblis Makam Setan
098….Rahasia Cinta Tua Gila
099….Wasiat Malaikat
100….Dendam Dalam Titisan
101….Gerhana Di Gajah Mungkur

rangkaian episode Perjanjian Dengan Roh
144….Nyi Bodong

rangkaian episode Dadu Setan
151….Sang Pembunuh

rangkaian episode Si Cantik Gila Dari Gunung Gede
159….Bayi Satu Suro

rangkaian episode Kupu Kupu Giok Ngarai Sianok
166….Kupu Kupu Giok Ngarai Sianok
170….Kupu Kupu Mata Dewa



Daftar episode yang menampilkan tokoh-tokoh utama lainnya listnya akan saya tulis di kesempatan berikutnya….




Sampai berjumpa lagi….

Salam untuk sobat R 4 Rami, mercenary_007, Rian Alonso, sleepy_melon/PENDEKAR7LANGIT, trekkq, disdikbjb, TOYIB, jusdurian, agamvip, Blasstt, dan sobat-sobat lainnya yang tidak mungkin saya sebutkan satu persatu....


Salam 212….

Last edited by Pendekar212 : 11-11-2007 at 01:40 PM.
mercenary_007 is offline Add to 
mercenary_007's Reputation Report Post Report Post    
Old 25-05-2008, 07:45 PM   #28
mercenary_007
kaskus maniac
 
UserID: 11363
Join Date: Jan 2003
Location: Indonesia
Posts: 4,357
Blog Entries: 6
mercenary_007  akan menjadi 
terkenal
Salam 212....Sekedar Informasi

Salam 212….





Sekedar informasi….



Yang pertama….

Dalam data yang saya miliki mengenai daftar ilmu kesaktian yang dimiliki para tokoh utama serial Pendekar 212, sebenarnya Ratu Duyung mempunyai dua jenis ilmu kesaktian yang sama-sama berasal dari mata. Selain ilmu Sepasang Pedang Sinar Dasar Samudera, ilmu kesaktian dari mata lainnya yang diberikan oleh Penguasa Laut Selatan (Nyai Roro Kidul) kepada Ratu Duyung yaitu ilmu yang disebut Inti Biru Laut Selatan.
Yang saya ingat, ilmu Inti Biru Laut Selatan ini pernah digunakan oleh Ratu Duyung pada episode Insan Tanpa Wajah (bahkan sampai dua kali Ratu Duyung mengeluarkan ilmu ini), namun pada halaman berapa tepatnya saya lupa karena belum sempat saya buka kitabnya. Yang pasti saat itu masih menceritakan upaya penyembuhan Wiro yang jalan darahnya masih terbalik akibat perbuatan Cakra Mentari.



Yang kedua….

Saya belum sempat menjelaskan, bahwa Kabut Dewa yang menutupi tanah Jawa dan Andalas didalamnya termasuk tanah Madura dan Bali….
Sedangkan Negeri Seribu Sungai (kemungkinan Kalimantan) dan Minahasa (Sulawesi) berada diluar jangkauan Kabut Dewa.


Yang ketiga….

Dalam script penulis ada tertulis serangkaian kata berbunyi “pegunungan Kalimutu dan kepulauan Riung”. Apa maksud kata-kata ini saya kurang bisa menerka. Menurut asisten penulis, kemungkinan pegunungan dan kepulauan ini merupakan salah satu tempat yang rencana akan disebut atau bahkan dikunjungi di serial mendatang atau era Kerajaan Perut Bumi. Namun apa jelasnya, baik saya maupun asisten penulis tidak berani menyimpulkan. Masih menjadi tanda tanya apakah pegunungan Kalimutu dan kepulauan Riung merupakan nama tempat terjauh yang diselimuti Kabut Dewa (selain tanah Jawa, Andalas, Madura dan Bali), nama asal daerah seorang tokoh, atau nama tempat yang nantinya akan dikunjungi oleh para tokoh.
Sepengetahuan saya, kalau tidak salah pegunungan Kalimutu adalah nama gunung di kepulauan Flores (Nusa Tenggara), sedangkan kepulauan Riung saya tidak mengetahui secara pasti berada di daerah mana.
Kalau benar pegunungan Kalimutu yang dimaksud adalah penunungan di kepulauan Flores (Nusa Tenggara), berarti hampir semua daerah yang ada di negeri kita (yang bisa disebut negeri Seribu Pulau) ini sudah menjadi bagian dari serial Pendekar 212.
Selain Tanah Jawa dan Andalas (Sumatera), serial ini juga turut mengenalkan tanah Madura, Bali, Minahasa (Sulawesi), Negeri Seribu Sungai (kemungkinan Kalimantan), tanah Flores (Nusa Tenggara), bahkan sampai ke negeri Tiongkok dan Jepang. Walau sekilas, daratan India juga sempat dikenalkan dalam 6 rangkaian episode Petaka Patung Kamasutra.
Termasuk juga Latanahsilam kali ya HeHe….Negeri imajinasi yang penuh keanehan dan banyak menyimpan rahasia serta misteri….





Salam 212….

Last edited by Pendekar212 : 11-11-2007 at 01:56 PM.
mercenary_007 is offline Add to 
mercenary_007's Reputation Report Post Report Post    
Old 25-05-2008, 07:46 PM   #29
mercenary_007
kaskus maniac
 
UserID: 11363
Join Date: Jan 2003
Location: Indonesia
Posts: 4,357
Blog Entries: 6
mercenary_007  akan menjadi 
terkenal
Salam 212....Episode lengkap serial Pendekar 212 Wiro Sableng

Salam 212....

Bagi para sahabat yang membutuhkan daftar lengkap episode serial Pendekar 212 Wiro Sableng, berikut saya tuliskan kembali daftar lengkapnya....
(Sekedar mengulang, karena daftar episode ini telah saya tulis di halaman 35)



Episode lengkap serial Pendekar 212 Wiro Sableng:


Episode Empat Berewok Dari Goa Sanggreng (3 episode)
001. Empat Berewok Dari Goa Sanggreng
002. Maut Bernyanyi Di Pajajaran
003. Dendam Orang Orang Sakti

episode....
004. Keris Tumbal Wilayuda
005. Neraka Lembah Tengkorak
006. Pendekar Terkutuk Pemetik Bunga
007. Tiga Setan Darah Dan Cambuk Api Angin
008. Dewi Siluman Bukit Tunggul
009. Rahasia Lukisan Telanjang
010. Banjir Darah Di Tambun Tulang
011. Raja Rencong Dari Utara
012. Pembalasan Nyoman Dwipa
013. Kutukan Empu Bharata
014. Sepasang Iblis Betina
015. Mawar Merah Menuntut Balas
016. Hancurnya Istana Darah

Petualangan Wiro di negeri Tiongkok/China (3 episode)
017. Lima Iblis Dari Nanking
018. Pendekar Pedang Akhirat
019. Pendekar Dari Gunung Naga

episode....
020. Hidung Belang Berkipas Sakti
021. Neraka Puncak Lawu
022. Siluman Teluk Gonggo
023. Cincin Warisan Setan
024. Penculik Mayat Hutan Roban
025. Cinta Orang Orang Gagah (sequel episode Hancurnya Istana Darah)
026. Iblis Iblis Kota Hantu
027. Khianat Seorang Pendekar

Episode Petaka Gundik Jelita (2 episode)
028. Petaka Gundik Jelita
029. Bencana Di Kuto Gede

episode....
030. Dosa Dosa Tak Berampun (sequel episode Raja Rencong Dari Utara)

Episode Pangeran Matahari Dari Puncak Merapi (3 episode)
031. Pangeran Matahari Dari Puncak Merapi
032. Bajingan Dari Susukan
033. Panglima Buronan

episode....
034. Munculnya Sinto Gendeng
035. Telaga Emas Berdarah
036. Dewi Dalam Pasungan
037. Maut Bermata Satu
038. Iblis Berjanggut Biru
039. Kelelawar Hantu
040. Setan Dari Luar Jagat
041. Malaikat Maut Berambut Salju
042. Badai Di Parangtritis
043. Dewi Lembah Bangkai
044. Topeng Buat Wiro Sableng
045. Manusia Halilintar
046. Serikat Setan Merah
047. Pembalasan Ratu Laut Utara
048. Memburu Si Penjagal Mayat
049. Srigala Iblis
050. Mayat Hidup Gunung Klabat
051. Raja Sesat Penyebar Racun
052. Guna Guna Tombak Api
053. Kutukan Dari Liang Kubur
054. Pembalasan Pendekar Bule
055. Misteri Dewi Bunga Mayat
056. Ratu Mesum Bukit Kemukus
057. Nyawa Yang Terhutang
058. Bahala Jubah Kencono Geni
059. Peti Mati Dari Jepara
060. Serikat Candu Iblis
061. Makam Tanpa Nisan (sequel episode Banjir Darah Di Tambun Tulang)
062. Kamandaka Si Murid Murtad
063. Neraka Krakatau
064. Betina Penghisap Darah
065. Hari Hari Terkutuk
066. Singa Gurun Bromo

Episode Halilintar Di Singosari (2 episode)
067. Halilintar Di Singosari
068. Pelangi Di Majapahit

Episode Ki Ageng Tunggul Keparat (2 episode)
069. Ki Ageng Tunggul Keparat
070. Ki Ageng Tunggul Akhirat

episode....
071. Bujang Gila Tapak Sakti
072. Purnama Berdarah
073. Guci Setan

Episode Dendam Di Puncak Singgalang (2 episode)
074. Dendam Di Puncak Singgalang
075. Harimau Singgalang

episode....
076. Kutunggu Di Pintu Neraka
077. Kepala Iblis Nyi Gandasuri

Petualangan Wiro di negeri Sakura/Jepang (3 episode)
078. Pendekar Dari Gunung Fuji
079. Ninja Merah
080. Sepasang Manusia Bonsai

Episode Dendam Manusia Paku (2 episode)
081. Dendam Manusia Paku
082. Dewi Ular

Episode Wasiat Iblis (8 episode)
083. Wasiat Iblis
084. Wasiat Dewa
085. Wasiat Sang Ratu
086. Delapan Sabda Dewa
087. Muslihat Para Iblis
088. Muslihat Cinta Iblis
089. Geger Di Pangandaran
090. Kiamat Di Pangandaran

Episode Tua Gila Dari Andalas (11 episode)
091. Tua Gila Dari Andalas
092. Asmara Darah Tua Gila
093. Lembah Akhirat
094. Pedang Naga Suci 212
095. Jagal Iblis Makam Setan
096. Utusan Dari Akhirat
097. Liang Lahat Gajahmungkur
098. Rahasia Cinta Tua Gila
099. Wasiat Malaikat
100. Dendam Dalam Titisan
101. Gerhana Di Gajahmungkur

Episode Bola Bola Iblis/petualangan Wiro di Latanahsilam (18 episode)
102. Bola Bola Iblis
103. Hantu Bara Kaliatus
104. Peri Angsa Putih
105. Hantu Jatilandak
106. Rahasia Bayi Tergantung
107. Hantu Tangan Empat
108. Hantu Muka Dua
109. Rahasia Kincir Hantu
110. Rahasia Patung Menangis
111. Hantu Langit Terjungkir
112. Rahasia Mawar Beracun
113. Hantu Santet Laknat
114. Badai Fitnah Latanahsilam
115. Rahasia Perk4w1n4n Wiro
116. Hantu Selaksa Angin
117. Muka Tanah Liat
118. Batu Pembalik Waktu
119. Istana Kebahagiaan

Episode Kembali Ke Tanah Jawa (6 episode)
120. Kembali Ke Tanah Jawa
121. Tiga Makam Setan
122. Roh Dalam Keraton
123. Gondoruwo Patah Hati
124. Makam Ke Tiga
125. Senandung Kematian

Episode Badik Sumpah Darah (7 episode)
126. Badik Sumpah Darah
127. Mayat Persembahan
128. Si Cantik Dalam Guci
129. Tahta Janda Berdarah
130. Meraga Sukma
131. Melati Tujuh Racun
132. Kutukan Sang Badik

Episode 113 Lorong Kematian (10 episode)
133. 113 Lorong Kematian
134. Nyawa Kedua
135. Rumah Tanpa Dosa
136. Bendera Darah
137. Aksara Batu Bernyawa
138. Pernikahan Dengan Mayat
139. Api Cinta Sang Pendekar
140. Misteri Pedang Naga Suci 212
141. Kematian Kedua
142. Kitab 1000 Pengobatan

Episode Perjanjian Dengan Roh (5 episode)
143. Perjanjian Dengan Roh
144. Nyi Bodong
145. Lentera Iblis
146. Azab Sang Murid
147. Api Di Puncak Merapi

Episode Dadu Setan (4 episode)
148. Dadu Setan
149. Si Cantik Dari Tionggoan
150. Misteri Pedang Naga Merah
151. Sang Pembunuh

Episode Petaka Patung Kamasutra (6 episode)
152. Petaka Patung Kamasutra
153. Misteri Bunga Noda
154. Insan Tanpa Wajah
155. Sang Pemikat
156. Topan Di Gurun Tengger
157. Nyawa Titipan

Episode Si Cantik Gila Dari Gunung Gede (8 episode)
158. Si Cantik Gila Dari Gunung Gede
159. Bayi Satu Suro
160. Dendam Mahluk Alam Roh
161. Perjodohan Berdarah
162. Badai Laut Utara
163. Cinta Tiga Ratu
164. Janda Pulau Cingkuk
165. Bayi Titisan

Episode Kupu-Kupu Giok Ngarai Sianok (5 episode)
166. Kupu-Kupu Giok Ngarai Sianok
167. Fitnah Berdarah Di Tanah Agam
168. Mayat Kiriman Di Rumah Gadang
169. Bulan Sabit Di Bukit Patah
170. Kupu-Kupu Mata Dewa

Episode Malam Jahanam Di Mataram/petualangan Wiro di masa kerajaan Mataram Kuno (13 episode)
171. Malam Jahanam Di Mataram
172. Empat Mayat Aneh
173. Roh Jemputan
174. Dua Nyawa Kembar
175. Sepasang Arwah Bisu
176. Dewi Kaki Tunggal
177. Jaka Pesolek Penangkap Petir
178. Tabir Delapan Mayat
179. Delapan Sukma Merah
180. Sesajen Atap Langit
181. Selir Pamungkas
182. Delapan pocongk Menari
183. Bulan Biru Di Mataram

Episode Bidadari Dua Musim/masih petualangan Wiro di masa kerajaan Mataram Kuno (terhenti saat baru 2 episode)
184. Dewi Dua Musim
185. Jabang Bayi Dalam Guci



Salam 212....

Last edited by Pendekar212 : 17-11-2007 at 11:52 PM.
mercenary_007 is offline Add to 
mercenary_007's Reputation Report Post Report Post    
Old 25-05-2008, 07:49 PM   #30
mercenary_007
kaskus maniac
 
UserID: 11363
Join Date: Jan 2003
Location: Indonesia
Posts: 4,357
Blog Entries: 6
mercenary_007  akan menjadi 
terkenal
Yang saya tulis hari ini merupakan hasil tulisan Pendekar212 yang sempat saya simpan...

Cuma untuk menambahkan saja... Sayang jika hasil pemikiran beliau hilang begitu saja...

Besok saya coba lanjutkan lagi...

Warnet disini benar2 payah... Besok coba cari tempat lain...

Btw... akhirnya setelah lima tahun di Kaskus tercapai juga tingkat Kaskus Maniac...

Ngos2an juga rasanya...

Salam 212 untuk seluruh pendekar disini...
mercenary_007 is offline Add to 
mercenary_007's Reputation Report Post Report Post    
Old 26-05-2008, 09:54 PM   #31
Rian_Alonso
aktivis kaskus
 
UserID: 221896
Join Date: Nov 2006
Location: Tarakan "THE BAIS CITY" Kalimantan Timur
Posts: 626
Rian_Alonso tidak memiliki 
reputasi
Salam 212

Terimakasih kepada para sahabat semua........ yang masih sangat mencintai cerita silat ini.

Saya mencoba mengabsen para sahabat yang sudah masuk hingga page 2 diantaranya :

  1. Rian_Alonso
  2. dietzyassin
  3. doblehksp
  4. congcorang
  5. rachmad100
  6. adimesa
  7. doblehksp
  8. bayu2seta
  9. radicals
  10. Uthe18
  11. kumbangkelana
  12. maSturBAte
  13. blenyon
  14. azyu
  15. tiraikasih
  16. mercenary_007
dan Terima kasih kepada para sahabat yang telah bersusah-payah membuatkan ebook dan membuat kembali daftar lengkap serial wiro sableng 212. dan juga sahabat mercenary_007 yang masih banyak menyimpan file-file penting dari thread lama.

Saya masih berharap para sahabat mari kita bersama-sama bersatu mengumpulkan tenaga dalam kita untuk membuka kembali Thread lama(R4mi). karena disana banyak sekali data-data penting.

untuk sahabat mercenary_007 ditunggu "Wasiat sang Ratu" nya.
Masih bole pesan buku nggak. kalau bisa saya pesan :

  1. Kiamat di Pangandaran
  2. Kutukan sang badik
  3. Kematian Kedua
  4. Kitab 1000 Pengobatan
  5. Perjanjian dengan roh
  6. Nyi Bodong
  7. Lentera Iblis
  8. Azab sang Murid
  9. Api dipuncak Merapi
  10. Si Cantik Dari Tionggoan
  11. Bayi Satu Suro
  12. cinta tiga ratu
  13. Bulan sabit dibukit patah
  14. Bulan biru di Mataram

dan Tkasih juga untuk sahabat yang telah mengupload ebook "Dadu Setan" (Maaf saya lupa namanya).
Saya telah selesai membacanya.............. Seru sekali.........

Salam jurus Kunyuk melempar buah
Rian_Alonso is offline Add to Rian_Alonso's
 Reputation Report Post Report Post    
Old 26-05-2008, 10:23 PM   #32
Rian_Alonso
aktivis kaskus
 
UserID: 221896
Join Date: Nov 2006
Location: Tarakan "THE BAIS CITY" Kalimantan Timur
Posts: 626
Rian_Alonso tidak memiliki 
reputasi
Salam 212

Terimakasih kepada para sahabat semua........ yang masih sangat mencintai cerita silat ini.

Saya mencoba mengabsen para sahabat yang sudah masuk hingga page 2 diantaranya :

  1. Rian_Alonso
  2. dietzyassin
  3. doblehksp
  4. congcorang
  5. rachmad100
  6. adimesa
  7. doblehksp
  8. bayu2seta
  9. radicals
  10. Uthe18
  11. kumbangkelana
  12. maSturBAte
  13. blenyon
  14. azyu
  15. tiraikasih
  16. mercenary_007
dan Terima kasih kepada para sahabat yang telah bersusah-payah membuatkan ebook dan membuat kembali daftar lengkap serial wiro sableng 212. dan juga sahabat mercenary_007 yang masih banyak menyimpan file-file penting dari thread lama.

Saya masih berharap para sahabat mari kita bersama-sama bersatu mengumpulkan tenaga dalam kita untuk membuka kembali Thread lama(R4mi). karena disana banyak sekali data-data penting.

untuk sahabat mercenary_007 ditunggu "Wasiat sang Ratu" nya.
Masih bole pesan buku nggak. kalau bisa saya pesan :

  1. Kiamat di Pangandaran
  2. Kutukan sang badik
  3. Kematian Kedua
  4. Kitab 1000 Pengobatan
  5. Perjanjian dengan roh
  6. Nyi Bodong
  7. Lentera Iblis
  8. Azab sang Murid
  9. Api dipuncak Merapi
  10. Si Cantik Dari Tionggoan
  11. Bayi Satu Suro
  12. cinta tiga ratu
  13. Bulan sabit dibukit patah
  14. Bulan biru di Mataram

dan Tkasih juga untuk sahabat yang telah mengupload ebook "Dadu Setan" (Maaf saya lupa namanya).
Saya telah selesai membacanya.............. Seru sekali.........

Salam jurus Kunyuk melempar buah
Rian_Alonso is offline Add to Rian_Alonso's
 Reputation Report Post Report Post    
Old 27-05-2008, 01:43 AM   #33
adimesa
newbie
 
UserID: 452512
Join Date: May 2008
Posts: 10
adimesa tidak memiliki 
reputasi
Salam 212....!!!!!!!!!!

apa kabar kisanak semua, semoga kalian sehat and selalu dalam lindungan-Nya..

menanggapi,menimbang dan memutuskan... emm.. apa yya susah juga, tapi intinya kita emang masih butuh ulasan2 lama sesepuh Pendekar 212 mengenai petualangan Wiro di Kerajaan Bumi. jadi semoga kisanak semua yang memiliki tread yang lama bisa di uploada lagi.

dan semoga padepokan kita bisa kembali aman dan tentram seperti dolo lagi....

(oh iya episode Roh dalam Keraton baru Bab 7, maafkan keterlambatan diriku yang hina ini kisanak semua,ilmu dan waktu untuk menempa kitab masih terlalu kurang beberapa hari belakangan.,semoga bulan juni akhir udah bisa launching. )

oh iya juga ada teman dekat semarang,solo salatiga katanya?? ni aq ada di saltiga klo mao ke kampus UKsw aja ,no aq 081326472405, cuma jrg aktif ,biasa sibuk bertapa,heeheh... oiya kawan aq ada 30 buku ditambah 20 kitab versi lepas.myungkin bisa membantu.

yap sampai jumpa kisanak semua, o iya sesepuh mercenary sesepuh Pendekar 212 kemana kah dia menghilang?? makasih ..

Salam " Sepuluh Jari Kematian"
adimesa is offline Add to adimesa's 
Reputation Report Post Report Post    
Old 27-05-2008, 02:00 AM   #34
hendriuo
kaskus addict
 
UserID: 118643
Join Date: Nov 2005
Location: Land Between Solar Systems
Posts: 2,336
hendriuo  sedang di jalan yg 
benar
kalo ngga salah ada anaknya pengarang ni komik yang suka maeen film.

ada yang tau ?
hendriuo is offline Add to hendriuo's 
Reputation Report Post Report Post    
Old 27-05-2008, 07:51 AM   #35
Hetfield
kaskuser
 
UserID: 223884
Join Date: Nov 2006
Location: On Earth
Posts: 296
Hetfield tidak memiliki reputasi
Salah satu tulisan pendekar 212 di thread lama hal 52

Salam 212….

HaHaHa….





Sobat trekkq kritis juga HaHa….
Rencananya sih, rahasia Kerajaan Perut Bumi ini sebenarnya akan saya ceritakan nanti HeHe….

Untuk saat ini saya paparkan secara singkat saja oke, pada kesempatan lain akan saya jelaskan lebih detail lagi….


Tokoh-tokoh kerajaan bumi ini tidak ada sangkut pautnya dengan Cakra Mentari, Dirga Purana, ataupun Pangeran Matahari.
Sebenarnya Penguasa Kerajaan Perut Bumi ini adalah salah satu dari para Dewa yang dulunya berada di Kerajaan Langit.

Seandainya serial pendekar 212 masih terus ada kelanjutannya, bagaimana asal mula dan latar belakang kemunculan Kerajaan Perut Bumi ini juga akan diceritakan secara lengkap oleh penulis yang semuanya tidak terlepas dari keberadaan serta kemelut yang ada di Kerajaan Langit.

Perlu sobat-sobat ketahui, seperti yang tertulis dalam script penulis juga penuturan asisten penulis, Kerajaan Langit ini sebenarnya merupakan Kerajaan gaib yang istananya berada di atas langit tanah Jawa. Negeri para Dewa ini disebut Negeri Atas Langit (tempat ini berbeda dengan Negeri Atap Langit seperti di rangkaian episode Mataram Kuno).
Saya juga asisten penulis tidak tau, apakah Kerajaan Langit ini hanya ada di tanah Jawa (seperti halnya Nyai Roro Kidul yang menguasai wilayah laut selatan saja) atau ada juga di tempat lain karena tidak dijelaskan di dalam script.
Kalo menurut pendapat saya sih, walaupun istananya berada di atas langit tanah Jawa, tapi wilayah Kerajaan Langit kemungkinan besar menaungi atas langit seluruh Negeri Seribu Pulau (Nusantara) kali ya HeHe….

Seperti halnya manusia dan juga para Peri (yang sudah kita tau antara lain Peri Sesepuh, Peri Bunda dan Peri Angsa Putih), tidak semua Dewa bersifat baik, tapi ada juga beberapa Dewa yang bersifat culas dan jahat.

Seperti yang asisten penulis dengar dari penulis, sesaat setelah munculnya Kerajaan Perut Bumi dan Wiro telah kembali ke tanah Jawa di masa Mataram Baru, cerita akan dibuat flash back terlebih dahulu oleh penulis kembali ke negeri Latanahsilam dan masa Mataram Kuno terkait Kerajaan Langit ini.

Nanti akan dijelaskan bahwa Latanahsilam sendiri sebenarnya adalah tanah Jawa di masa 1200 tahun silam, dan beberapa tempat dibuat berbeda namanya, salah satu contohnya seperti gunung semeru yang diceritakan masih bernama Latinggimeru.

Sedangkan maksud flashback lagi ke masa Mataram Kuno, baik saya maupun asisten penulis tidak tau maksudnya. Menurut dugaan saya maupun asisten penulis, sebelum Wiro kembali ke masa Mataram Baru, kemungkinan Kerajaan Langit ini sebenarnya sudah mulai sedikit diungkit dalam lanjutan rangkaian episode petualangan Wiro di masa Mataram Kuno.

Para Dewa yang berada di Kerajaan Langit ini berjumlah cukup banyak, dan beberapa diantaranya memiliki nama dan menguasai 8 unsur yang terkandung di Kitab Putih Wasiat Dewa tepatnya Delapan Sabda Dewa.
Kerajaan Langit juga memiliki Ratusan Penjaga Istana Langit dan puluhan Dewi-Dewi yang memiliki nama unik karena semua memakai nama bunga seperti Dewi Langit Bunga Mawar, Dewi Langit Bunga Tanjung, dan lain-lain.

Pimpinan Para Dewa adalah Dewa Agung Penyangga Langit Dan Bumi, yang merupakan Simpul Agung Segala Dewa, Dewa Junjungan Dari Segala Junjungan.

Dewa-Dewa lainnya yang tertulis dalam script penulis antara lain yaitu:
Dewa Langit Penguasa Petir (Dewa Petir)
Dewa Langit Penguasa Awan (Dewa Awan)
Dewa Langit Penguasa Tanah (Dewa Tanah)
Dewa Langit Penguasa Air (Dewa Air)
Dewa Langit Penguasa Api (Dewa Api)
Dewa Langit Penguasa Udara (Dewa Udara)
Dewa Langit Penguasa Bulan (Dewa Bulan)
Dewa Langit Penguasa Matahari (Dewa Matahari)
Dewa Langit Penguasa Kayu (Dewa Kayu)
Dewa Langit Penguasa Batu (Dewa Batu)
Dewa Langit Penguasa Gunung (Dewa Gunung)
Dewa Langit Penguasa Kabut (Dewa Kabut)
Dewa Langit Penguasa Angin (Dewa Angin)

Sepertinya masih ada Dewa-Dewa lainnya namun tidak sempat ditulis oleh penulis, karena dibawah nama-nama Dewa diatas hanya tertulis “Dewa Langit Penguasa” saja dan belum menyebutkan unsur apa yang dibawanya.

Beberapa ratus tahun kemudian setelah masa Latanahsilam (tidak dapat dipastikan apakah beberapa ratus tahun kemudian disini sama dengan masa Mataram Kuno atau tidak) diceritakan situasi di Kerajaan Langit berubah dan ada beberapa Dewa yang berhati culas bersekongkol berniat merebut dan menguasai tahta Kerajaan Langit dari tangan Dewa Agung Penyangga Langit Dan Bumi sekaligus ingin menguasai Kitab Putih Inti Dewa.
Dewa-Dewa ini adalah Dewa Tanah , Dewa Awan, Dewa Api, Dewa Batu, Dewa Kabut, dan Dewa Angin.
Namun usaha mereka berhasil digagalkan oleh Dewa Agung dibantu beberapa Dewa yang masih setia kepadanya.
Keenam Dewa tersebut kemudian diasingkan ke tanah hukuman yang disebut Pedataran Arwah selama beratus-ratus tahun. Pedataran Arwah adalah nama tempat di Negeri Atas Langit yang khusus disediakan untuk menghukum para Dewa atau Peri yang melakukan kesalahan berat. Hawa aneh yang melingkupi Pedataran Arwah secara otomatis mengunci ilmu kesaktian para Dewa ataupun Peri yang dikirim ke pedataran tersebut.

Nah, menurut yang asisten penulis sempat dengar dari penulis, diceritakan nantinya di masa Mataram Baru keenam Dewa ini akhirnya berhasil bebas dan keluar dari Pedataran Arwah melalui Pintu Gaib Gerbang Arwah. Bebasnya keenam Dewa ini tidak terlepas dari peranan seorang tokoh yang dulunya pernah menjadi utusan para Dewa.
Namun setelah bebas, Dewa Tanah membunuh tokoh ini. Siapa tokoh ini tidak sempat ditanyakan dan tidak tertulis di script penulis, sehingga tidak diketahui apakah tokoh ini merupakan tokoh di Latanahsilam, Mataram Kuno atau Mataram Baru. Bagaimana proses bebasnya keenam Dewa tersebut dan cerita selanjutnya tidak diketahui secara pasti.

Yang jelas, karena tidak mungkin kembali lagi ke Kerajaan Langit, keenam Dewa tersebut akhirnya memilih meninggalkan Negeri Atas Langit untuk menguasai tanah Jawa dan Andalas sambil menyusun kekuatan baru. Walaupun tahu konsekuensi yang harus dihadapi para Dewa bila ingin meninggalkan Negeri Atas Langit dan bergabung bersama manusia di bumi yaitu tidak akan pernah lagi bisa memasuki Negeri Atas Langit dan kehilangan keabadiannya, namun inilah satu-satunya jalan yang dipilih keenam Dewa tersebut. Meski demikian kesaktian yang dimiliki keenam Dewa tersebut tetap ada dan tidak sedikitpun mengalami perubahan atau berkurang.

Setelah itu keenam Dewa tersebut mendirikan Kerajaan Perut Bumi. Yang menjadi Penguasa Kerajaan Perut Bumi tiada lain adalah Dewa Langit Penguasa Tanah (Dewa Tanah).
Istana Gaib Kerajaan Perut Bumi berada di pulau Dewata. Apa nama tempatnya tidak disebutkan di script penulis, yang jelas istana gaib ini berada di dalam tanah.
(Kalo tidak salah, dalam rangkaian episode Pendekar 212 di Mataram Kuno, Wiro diberi ilmu bernafas dan berjalan di dalam tanah oleh kakek Kumara Gandamayana, mungkin ilmu ini nantinya digunakan Wiro untuk menjajagi keberadaan Istana Perut Bumi kali ya HeHe….)
Saya kadang membayangkan, Ilmu kesaktian satu Dewa saja pasti sangat sulit dicarikan tandingannya, apalagi kekuatan enam Dewa sekaligus HeHe….

Kabut Dewa sendiri diciptakan melalui gabungan kesaktian Dewa Kabut dan Dewa Angin. Keduanya menyebarkan Kabut Dewa ke seluruh tanah Jawa, Andalas, Madura dan Bali.
Keberadaan Kabut Dewa sangat berdampak pada kehidupan manusia, disamping menutupi pandangan mata, Kabut Dewa juga secara langsung akan menotok seluruh tubuh manusia biasa yang tidak memiliki tenaga dalam tinggi.
Selain itu, dengan ditebarkannya Kabut Dewa maka keenam Dewa tersebut juga Istana Gaib Kerajaan Perut Bumi menjadi tidak terlihat dan tidak bisa dijajagi keberadaannya, bahkan oleh tokoh silat berkepandaiaan sangat tinggi sekalipun.

Dengan jalan menguasai tanah Jawa dan Andalas, keenam Dewa tersebut berharap Dewa Agung beserta Dewa-Dewa lainnya akan tergerak hatinya dan terpancing keluar meningalkan Kerajaan Langit. Dan mereka beranggapan, saat itulah awal dari kehancuran Kerajaan Langit….

Tokoh utama Kerajaan Perut Bumi tepatnya berjumlah 9 tokoh (bukan 10 HeHe....), mereka adalah (sekalian menjawab pertanyaan sobat PENDEKAR7LANGIT):

Dewa Langit Penguasa Tanah (Penguasa Perut Bumi)
Dewa Langit Penguasa Awan
Dewa Langit Penguasa Api
Dewa Langit Penguasa Batu
Dewa Langit Penguasa Kabut
Dewa Langit Penguasa Angin
Ratu Agung Penguasa Perut Bumi
Datuk Akhirat Seribu Raga Seribu Sukma
Sesepuh Segoro Wetan

Siapa adanya Ratu Agung Penguasa Perut Bumi, Datuk Akhirat Seribu Raga Seribu Sukma dan Sesepuh Segoro Wetan, tidak dijelaskan di script penulis. Informasi tentang tingkat kesaktian ketiganya saya peroleh dari catatan Tingkatan Kesaktian yang dikirim oleh asisten penulis.
Dugaan saya, mungkin Istana Gaib Kerajaan Perut Bumi sebenarnya adalah milik Ratu Agung Penguasa Perut Bumi tapi kemudian di ambil alih oleh Dewa Langit Penguasa Tanah.
Diantara sembilan tokoh diatas, Dewa Langit Penguasa Tanah dan Dewa Langit Penguasa Angin yang memiliki tingkat kesaktian paling tinggi. Tingkat kesaktian keduanya berada pada tingkatan dan level yang sama. Sedangkan tokoh yang tingkat kesaktiannya paling rendah adalah Sesepuh Segoro Wetan yang berada pada Tingkatan Dewa/Langit level 1.

Mengenai Kitab Putih Inti Dewa, selain menceritakan hubungannya dengan Kitab Putih Wasiat Dewa milik Wiro, tidak dijelaskan peranan lainnya secara pasti.
Sedangkan Kitab Seribu Bintang nantinya akan diberikan kepada Wiro oleh Eyang Agung Resi Saptuning Jagad.

Dalam script penulis disebutkan, sebenarnya sebelum menerima Kitab Seribu Bintang, sesaat setelah kematian Ratu Duyung Wiro sempat mempelajari tiga ilmu kesaktian langka yang terkandung dalam Kitab Jagat Pusaka Dewa.
Seperti yang diceritakan dalam rangkaian episode Petaka Patung Kamasutra (kalau tidak salah dalam episode Nyawa Titipan), Kitab Jagat Pusaka Dewa adalah kitab sakti pemberian Resi Khandawa Abitar yang disimpan di lantai Kuil Bromo Agung.
Namun apa hubungan Kitab Jagat Pusaka Dewa dengan Kitab Putih Inti Dewa dan Kitab Putih Wasiat Dewa tidak dijelaskan di script penulis. Juga tidak dijelaskan jenis ilmu apa saja yang terkandung di dalam kitab ini. Jadi tidak diketahui apakah Kitab Jagat Pusaka Dewa juga merupakan bagian dari ilmu kesaktian yang terkandung dalam Kitab Putih Inti Dewa atau bukan.

Kembali ke Kitab Seribu Bintang, selain mengandung ilmu kesaktian dahsyat yang langka, kitab ini juga dapat menghalau Kabut Dewa seluas puluhan tombak di setiap tempat yang dilewatinya. Namun tidak seperti Bunga Tanjung Sakti Kasih Dewa milik para Dewa yang selama ini dititipkan kepada Luhcinta, Kitab Seribu Bintang tidak bisa digunakan untuk menghilangkan atau memusnahkan Kabut Dewa, karena tempat yang ditinggalkan Kitab ini akan tertutup kabut kembali.
Diluar itu semua, keberadaan Kitab Seribu Bintang sangat bermanfaat dalam sebuah pertarungan karena puluhan tombak di sekelilingnya pandangan mata tidak akan tertutup Kabut Dewa yang selama ini menjadi andalan tokoh-tokoh Kerajaan Perut Bumi setiap melakukan pertarungan.
Tidak hanya Wiro, para sahabat yang ikut bertarung bersama Wiro pun sangat terbantu dengan kesaktian Kitab Seribu Bintang ini.
Ilmu-ilmu kesaktian yang terkandung di dalam Kitab Seribu Bintang pun diyakini lebih hebat dari Kitab Putih Wasiat Dewa maupun Kitab Jagat Pusaka Dewa, dan mungkin hanya bisa disejajarkan dengan Kitab Putih Inti Dewa. Namun sayang, dari mana asal-muasal dan ilmu kesaktian apa saja yang terkandung dalam Kitab Seribu Bintang ini lagi-lagi tidak dijelaskan di script penulis.

Dalam script juga tidak disebutkan adanya kitab sakti yang menjadi lawan atau tandingan dari Kitab Seribu Bintang maupun Kitab Putih Inti Dewa.



Mengenai Kitab Wasiat Malaikat....

Bagaimana kabar terakhir dari Kitab Malaikat yang terakhir kali dipegang Ratu Duyung juga tidak diketahui.



Mengenai Cakra Mentari....

Seperti yang telah dijawab oleh sobat Rian Alonso, Cakra Mentari tewas dalam episode Nyawa Titipan (episode terakhir dari 6 rangkaian episode Petaka Patung Kamasutra).



Pertanyaan sobat Rian Alonso mengenai Hantu Muka Dua....

Hantu Muka Dua telah tewas ditangan Bidadari Angin Timur (Nyi Bodong) dalam episode Api Di Puncak Merapi (episode terakhir dari 5 rangkaian episode Perjanjian Dengan Roh).
Sepertinya Hantu Muka Dua telah benar-benar tewas karena di era Kerajaan Perut Bumi tidak ada lagi keterangan yang menjelaskan keberadaan Hantu Muka Dua (tepatnya roh Hantu Muka Dua).




Sedangkan pertanyaan sobat Rian Alonso menyangkut Latampi (Si Penolong Budiman) dan list nama-nama pendekar beserta level ilmunya seperti yang diminta PENDEKAR7LANGIT akan saya tulis di kesempatan lain….
Soalnya lumayan banyak HeHeHe….





Salam 212….
Hetfield is offline Add to Hetfield's 
Reputation Report Post Report Post    
Old 27-05-2008, 08:00 AM   #36
Hetfield
kaskuser
 
UserID: 223884
Join Date: Nov 2006
Location: On Earth
Posts: 296
Hetfield tidak memiliki reputasi
Salah satu Tulisan pendekar 212 hal 48

Penulis dan Serial Pendekar 212 Wiro Sableng

--------------------------------------------------------------------------------

Salam 212….


1. Penulisan Buku
 Dalam menyelesaikan satu episode rata-rata menghabiskan waktu 3 minggu
 Pengetikan dilakukan oleh penulis sendiri, untuk proses pengeditan dan penyelesaian buku dilakukan oleh asisten
 Sekali menulis serial Pendekar 212, biasanya penulis menyelesaikan sekaligus langsung 2 sampai dengan 3 buku
 Waktu penerbitan buku episode baru di pasaran tergantung stok cerita selanjutnya atau jumlah buku selanjutnya yang akan diterbitkan, jadi apabila mengalami keterlambatan berarti stok buku berikutnya sudah hampir habis sedangkan penulis masih dalam proses menyelesaikan tulisannya
 Apabila jumlah stok buku yang akan diterbitkan habis sedangkan penulis masih dalam proses penulisan biasanya akan terjadi keterlambatan terbit lebih dari 2 sampai 3 bulan
 Keterlambatan ini biasanya disebabkan lamanya waktu yang dihabiskan penulis untuk survei tempat-tempat yang dikunjungi demi kepentingan penulisan

2. Survei Tempat
 Untuk memperkuat dan menambah kualitas cerita, penulis langsung mengunjungi dan mensurvei tempat atau daerah yang akan ada di serial Pendekar 212
 Untuk satu tempat biasanya membutuhkan waktu sampai 2 minggu sehingga penulis benar-benar bisa mengetahui adat, budaya, legenda maupun cerita-cerita masyarakat setempat dan dihubungkan dengan situasi, suasana alam dan keadaan di masa silam

3. Penulis Selalu Membawa Alat Perekam
 Kemanapun penulis pergi selalu membawa alat perekam
 Hal ini dilakukan untuk merekam semua yang dilihat dan didengar penulis, jadi setiap apa yang dilihat maupun percakapan yang didengar penulis kadang dituangkan ke dalam bukunya, jadi tidak mengherankan apabila isi cerita, isi percakapan para tokoh, gaya bahasa serta gaya penulisan penulis terasa benar-benar hidup
 Tentu saja semua itu harus disertai pula ilmu dan bakat yang memadai untuk menjadi seorang penulis yang handal

4. Penghasilan dari Serial Pendekar 212 Wiro Sableng
 Penghasilan dari serial Pendekar 212 tergantung omzet penjualan
 Jumlah pembuatan buku yang akan diterbitkan berdasarkan sistem target dan tergantung banyaknya peminat dilihat dari jumlah buku yang telah terjual sebelumnya
 Laba yang dihasilkan juga tergantung banyaknya buku yang laku terjual
 Keuntungan yang dihasilkan nantinya dilakukan proses bagi hasil dengan pengorbit, berapa jumlahnya tidak pada tempatnya bila saya tanyakan dan mungkin hanya bisa kita raba-raba sendiri dari hasil jumlah buku yang dijual dikalikan harga jualnya
 Sekali penerbitan biasanya terjual sebanyak 700.000-an buku
 Satu buku biasanya tidak hanya mengalami satu kali proses penerbitan, tetapi bisa 2 sampai 3 kali di bulan atau bahkan di tahun-tahun berikutnya tergantung permintaan pembeli yang disampaikan para agen dan penerbit

5. Judul Buku Terlaris (istilah perdagangan berhasil orbit)
 Serial Wiro Sableng berhasil mencapai 2 kali orbit, tepatnya tahun 1989 dan 1994
 Buku yang berhasil orbit ternyata buku terbitan lama tapi dicari kembali dan laris di tahun 90-an
 Dua buku yang berhasil orbit berjudul Makam Tanpa Nisan dan Guci Setan
 Judul Makam Tanpa Nisan meledak 921.020 exemplar tahun 1989
 Judul Guci Setan meledak 924.078 exemplar tahun 1994
 Berikut 10 judul serial Pendekar 212 yang terlaris selain 2 judul diatas (rata-rata terjual di atas 800.000 eksemplar): Badai Di Parang Tritis, Topeng Buat Wiro Sableng, Wasiat Iblis, Geger Di Pangandaran, Kiamat Di Pangandaran, Gerhana Di Gajah Mungkur, Kembali Ke Tanah Jawa, Senandung Kematian, Kematian Kedua dan episode terakhir Jabang Bayi Dalam Guci

6. Waktu Senggang Penulis
 Penulis menyukai permainan catur, salah satu hal yang disukai penulis dari catur yaitu dimana bidaknya selalu berwarna hitam dan putih
 Tentu saja waktu senggang penulis utamanya dihabiskan untuk berkumpul, bercengkerama dan sesekali berekreasi bersama keluarga


Salam 212….
Hetfield is offline Add to Hetfield's 
Reputation Report Post Report Post    
Old 27-05-2008, 08:01 AM   #37
Hetfield
kaskuser
 
UserID: 223884
Join Date: Nov 2006
Location: On Earth
Posts: 296
Hetfield tidak memiliki reputasi
Salah satu Tulisan pendekar 212 hal 48

Seputar Pendekar 212 Wiro Sableng

--------------------------------------------------------------------------------

Salam 212….




1. Latar Belakang
 Penulis mendapat ilham untuk menulis serial Pendekar 212 ini sewaktu berada di daerah Trowulan, satu daerah yang diyakini sebagai tempat berdiri dan runtuhnya kerajaan Majapahit
 Untuk kepentingan pembuatan karya sastra baru berupa novel silat dengan latar belakang cerita di masa silam, kala itu penulis banyak menggali informasi dan bertukar pikiran dengan masyarakat dan sesepuh disana
 Hingga akhirnya penulis bertemu dengan salah seorang sesepuh (orang tua yang dari setiap ucapannya diyakini telah mendekati tingkat kesufian), walau sebentar tapi pertemuan itu telah membuka mata hati dan pikiran penulis sehingga mendapatkan ilham untuk menciptakan serial Pendekar 212 ini
 Saat itu tidak sempat ditanyakan siapa nama orang tua tersebut, hingga sampai saat ini pun tidak diketahui siapa nama orang tua tersebut, karena terakhir kali berkunjung ke Trowulan orang tua tersebut tidak berhasil ditemui dan belum diketahui keberadaannya apakah masih hidup atau sudah meninggal
 Dalam pertemuan itu penulis disuruh melakukan pugar alas atau babat alas yang dapat diartikan serta memiliki makna bahwa untuk menciptakan suatu karya besar dan diterima semua orang, penulis harus memulai atau merintis dari awal, mendirikan sebuah ide baru, ikuti dimana angin berlalu dan datangilah setiap tempat sebanyak mungkin yang bisa dikunjungi, karena dari sanalah akan banyak dipetik pelajaran

2. Nama Wiro
 Mungkin seperti yang telah para sahabat ketahui nama Wiro berasal dari bahasa Jawa yaitu kata ‘perwiro’ yang dapat diartikan ksatria atau pahlawan, namun saya lebih enak mengartikannya sebagai pendekar
 Kadang penulis mempelesetkan nama Wiro ini dengan rangkaian kata ‘Wingine Woro-Woro’ yang artinya inginnya buru-buru, karena kadangkala Wiro ingin selalu menyelesaikan suatu masalah dengan cepat

3. Penambahan Nama Sableng
 Terlintas begitu saja di pikiran penulis untuk menciptakan seorang tokoh sakti mandraguna tapi selalu bersikap rendah hati
 Untuk menutupi kesaktian dan kehebatannya dibuatlah sifat sableng seperti orang tolol yang ditandai dengan sikap selalu cengar cengir dan garuk-garuk kepala
 Karena tokoh utamanya sableng, maka diciptakan pula karakter guru yang tak jauh berbeda dengan muridnya sehingga dalam serial pertamanya diceritakan sang gurulah yang memberikan nama sableng ke pada muridnya, gurunya gendeng muridnya sableng

4. Cara Kerja Wiro dalam Menegakkan Kebenaran dan Keadilan
 Dalam menegakkan kebenaran dan keadilan, misi dan tugas Wiro diibaratkan seperti seorang khalifah
 Wiro diharapkan bisa menyiarkan orang-orang tersyiar (menyadarkan orang-orang yang telah sadar)
 Apa maksud dari kata-kata di atas silakan para sahabat mengartikan sendiri

5. Makna 212
 Makna dari angka 212 intinya yaitu bahwa dalam kehidupan ini selalu melekat dua unsur yang saling berpasangan namun semua bersumber kepada yang Satu yaitu Gusti Allah
 Di dalam dan di luar diri manusia juga selalu melekat unsur angka dua dan angka satu, angka 212 ini pulalah yang selalu mengingatkan manusia akan kehidupan duniawi dan Tuhan

6. Kapak Naga Geni 212
 Senjata Wiro dipilih berupa kapak, karena kapak diibaratkan sebagai sebuah senjata yang mewakili rakyat biasa/jelata dan mereka selalu menjadikan kapak ini sebagai salah satu alat dalam bekerja untuk mempertahankan hidupnya
 Karena memuat unsur angka 212, dibuatlah kapak yang bermata dua dan pegangannya lurus Satu
 Makna dari mata kapak yang berjumlah dua adalah perwujudan dari dua unsur yang selalu berpasangan, sedangkan gagang kapak yang lurus satu bermakna Gusti Allah
 Kapak bermata dua juga bermakna sisi baik dan buruk yang ada dalam diri manusia, oleh karena itu harus berpegang pada satu gagang yang lurus yaitu jalan Allah SWT
 Pada gagang kapak ditambahkan lubang-lubang suling, sehingga apabila mulut naga di ujung gagangnya ditiup maka akan mengeluarkan suara seruling baik suara halus maupun melengking keras tergantung orang yang meniupnya
 Suling merupakan unsur alami, yang apabila dipetik dari syariah agama hukumnya masih simpang siur bahkan ada yang mengatakan haram karena merupakan simbol setan
 Wiro orang baik, jadi apabila kapak dipegang Wiro maka akan menjadi baik pula, karena setiap Wiro memegang kapak itu diibaratkan sedang memegang kebaikan dan memegang/mengendalikan hawa nafsu
 Tapi apabila kapak dipegang orang jahat maka akan membawa malapetaka, karena diibaratkan orang tersebut bukan sedang memegang kapak tapi sedang memegang setan
 Setiap Wiro meniup seruling yang ada pada gagang kapak diibaratkan sedang mengusir setan, baik yang ada dalam dirinya, dalam kapak, maupun melawan setan yang ada dalam wujud musuh-musuhnya

7. Pemberian Nama dan Sosok Naga pada Gagang Kapak
 Pemberian nama naga serta sosok naga yang ada pada gagang kapak pada dasarnya terinspirasi pada sosok Naga (Liong) di Cina
 Naga diyakini merupakan simbol kekuatan petir yang luar biasa
 Lazimnya tidak ada ular yang bisa terbang, tapi ada satu pengecualian, itulah sosok Naga
 Simbolis Naga yang Menunduk atau Menghadap Ke Bawah tapi dengan Mulut Terbuka pada gagang kapak yaitu menandakan simbol keberanian tetapi selalu bersikap merunduk atau rendah hati
 Mengalah bukan berarti kalah dan menunduk bukan berarti tunduk, itulah prinsip yang harus dipegang seorang lelaki dan pendekar sejati

8. Batu Hitam Pasangan Kapak Naga Geni 212
 Batu hitam pasangan Kapak Naga Geni 212 merupakan simbol dari batu Ka’bah atau Hajar Aswad
 Api yang keluar setiap batu hitam diadu dengan mata kapak bisa diibaratkan api yang keluar untuk mengusir setan baik di dalam maupun di luar diri manusia

9. Baju Ringkas Putih
 Warna putih merupakan simbol kebaikan yang menandakan Wiro orang putih (baik)
 Selain itu, warna putih dipilih karena putih adalah warna baju yang selalu dipakai orang yang menunaikan ibadah haji di tanah suci

10. Ikat Kepala Putih Berekor Segitiga
 Mengapa kepala Wiro diikat seperti itu maknanya yaitu walau Wiro muslim tapi penulis berusaha toleransi dengan agama lain yang non muslim
 Versi kopiah dianggap terlalu fanatik, maka dibuatlah ikat kepala seperti itu yang bisa disebut menyerupai ikat kepala orang-orang Bali, pemuka agama Hindu/Budha juga bisa menyerupai ikat kepala seorang gembala
 Kepala yang diikat bermakna mengikat pikiran ke arah positif, menuntun pikiran agar tidak berpikir negatif sehingga tidak melantur kemana-mana
 Simbol ekor berbentuk segitiga pada ikat kepala Wiro memiliki makna bahwa sifat baik akan melahirkan suatu kelebihan, kelebihan ini pada ikat kepala Wiro ditandai dengan ekor berbentuk segitiga

11. Pukulan Andalan Sinar Matahari
 Dipilih nama pukulan Sinar Matahari karena matahari merupakan sumber kehidupan bagi semua makhluk
 Pukulan Sinar Matahari bisa membawa kebaikan bila digunakan untuk melindungi sesama, tetapi sebaliknya membawa malapetaka bagi orang-orang jahat
 Kalo menurut pemikiran saya sih mungkin maksud penulis menamakan pukulan Sinar Matahari yaitu agar orang yang terkena akan merasakan bahwa panasnya pukulan Sinar Matahari yang sudah begitu dahsyat masih belum bisa mewakili sedikit saja panasnya api neraka HeHe….
 Tangan Wiro yang terkepal sebelum melepaskan pukulan Sinar Matahari diibaratkan “Tangan Yang Menggenggam Matahari”
 Menurut kerabat saya, penulis belum sempat menjelaskan apa maksud dari ‘Tangan Yang Menggenggam Matahari’ ini. Bisa didiskusikan neh di forum HeHe….

12. Serial Pendekar 212 Mengajak Berpetualang di Masa Silam
 Kita diajak kembali ke masa silam agar kita semua tahu sesungguhnya berasal darimana
 Masa silam merupakan dorongan untuk melangkah ke depan, ternyata kita hidup di jaman ini tidak bisa terlepas dari sejarah masa silam
 Di masa silam leluhur kita bisa membuat bangunan candi yang kokoh walaupun tanpa campuran semen, di masa lalu leluhur kita bahkan diyakini bisa terbang dan melayang di udara bebas karena ketinggian ilmunya
 Lantas yang menjadi pertanyaan, kenapa orang-orang di jaman sekarang tidak ada lagi yang seperti leluhur kita di jaman dulu? Ternyata walaupun tidak pintar secara ilmu pasti seperti kita di jaman sekarang, tetapi leluhur-leluhur kita hatinya tidak bodoh, selalu bersikap jujur dan apa adanya
 Tentu saja ini berlaku untuk leluhur-leluhur kita yang baik dan berpijak di jalan yang benar, kalo yang jahat sih tetap saja jahat, malah banyak yang sudah dihabisi oleh pendekar kita juga tokoh-tokoh golongan putih lainnya HeHe….
 Ada satu ungkapan yang pernah dikatakan penulis terkait pandangan orang-orang masa silam mengenai kehidupan yaitu “mundurlah untuk melangkah ke depan”, yang bermakna melihatlah ke masa silam untuk dapat kita ambil manfaatnya di masa sekarang dan juga di masa depan, tanpa leluhur kita di masa silam, kehidupan kita tidak mungkin jadi seperti sekarang ini....




Salam 212….



Tambahan:
Ada yang ketinggalan HeHeHe....


Sebenarnya hal-hal yang berkenaan mengenai makna dibalik angka 212, penciptaan Kapak Naga Geni 212, Batu Hitam Pasangannya serta pukulan Sinar Matahari, dalam script penulis diceritakan semua itu nantinya akan didengar dan diketahui Wiro dari pertemuannya dengan Eyang Agung Resi Saptuning Jagat yang dipercaya oleh tokoh-tokoh dunia persilatan sebagai makhluk setengah roh setengah dewa.
Eyang Agung Resi Saptuning Jagat inilah yang pertama kali memunculkan angka 212. Eyang Agung Resi Saptuning Jagat pulalah yang membuat/menciptakan Kapak Naga Geni 212, Pedang Naga Suci 212, Batu Hitam Pasangan Kapak Naga Geni 212 dan juga pukulan Sinar Matahari.
Walaupun wujud aslinya sudah menyatu dengan tanah, tapi Eyang Agung Resi Saptuning Jagat masih bisa memunculkan diri secara gaib. Eyang Agung Resi Saptuning Jagat terpaksa muncul kembali karena saat itu diceritakan dunia persilatan tanah Jawa dan Andalas sudah dilanda krisis yang sangat hebat akibat munculnya era Kerajaan Perut Bumi.


Lengkapnya nanti akan saya ceritakan di bagian khusus yang menceritakan tentang kelanjutan kisah serial Pendekar 212 kedepannya....

Harap para sahabat sedikit bersabar....
HeHeHe....
Hetfield is offline Add to Hetfield's 
Reputation Report Post Report Post    
Old 27-05-2008, 08:03 AM   #38
Hetfield
kaskuser
 
UserID: 223884
Join Date: Nov 2006
Location: On Earth
Posts: 296
Hetfield tidak memiliki reputasi
Tulisan Pendekar 212 hal 49

Inti Cerita Serial Pendekar 212 Berikutnya.... Part 1

--------------------------------------------------------------------------------

Salam 212….





Inti Cerita Serial Pendekar 212 Berikutnya
Bagian 1




Sumber:
Script Penulis & Keterangan Kerabat Saya yang selama ini menjadi Asisten Penulis
Semua yang tertulis di bawah ini telah mengalami penambahan dan pengembangan kata, namun semua tidak melenceng dari script aslinya



 Kisah petualangan Wiro di Mataram Kuno diceritakan menghabiskan waktu yang cukup lama bila dihitung berdasarkan waktu di masa 800 tahun kemudian (masa sesungguhnya)
 Namun dalam script penulis tidak banyak menceritakan bagaimana kejadian di Mataram Kuno, dalam script lebih banyak memfokuskan cerita setelah Wiro kembali ke tanah Jawa di masa 800 tahun kemudian (masa sesungguhnya)
 Namun dari keterangan yang didapat dari kerabat saya, kejadian di Mataram Kuno nantinya akan memiliki kaitan dengan semua peristiwa yang akan terjadi di masa 800 tahun kemudian, hal ini terkait dengan keberadaan Kerajaan Langit
 Selain itu, petualangan Wiro di Mataram Kuno juga akan ikut memperkuat cerita Wiro di masa 800 tahun kemudian karena setelah Wiro bersama gurunya Eyang Sinto Gendeng kembali ke tanah Jawa di masa 800 tahun kemudian, banyak kejadian aneh dan misterius yang telah terjadi di tanah Jawa bahkan Andalas

 Diceritakan setelah Wiro berhasil menyelamatkan gurunya Eyang Sinto Gendeng, Wiro bersama sang guru Eyang Sinto Gendeng akhirnya kembali ke masa 800 tahun kemudian (masa sesungguhnya)
 Sejak saat itulah dimulainya era atau masa kekuasaan Kerajaan Perut Bumi yang diceritakan berlangsung selama hampir lima tahun

 Kerajaan Perut Bumi bukanlah kerajaan biasa seperti yang ada di tanah Jawa dan Andalas, tapi bisa disebut kerajaan setengah gaib dan penuh keanehan yang penguasanya juga bukanlah manusia biasa
 Kerajaan Perut Bumi didukung oleh banyak tokoh utama dunia persilatan yang ada di tanah Jawa dan Andalas baik yang masih hidup maupun berupa sosok gaib, masing-masing tokoh diberi jabatan dan wilayah kekuasaan sendiri
 Kemunculan Kerajaan Perut Bumi ini sangat menggegerkan dunia persilatan, seluruh kerajaan, dan semua orang/rakyat biasa yang ada di tanah Jawa dan Andalas

 Diceritakan, setelah kembali ke tanah Jawa, Wiro bersama gurunya Eyang Sinto Gendeng akhirnya mengetahui ternyata mereka telah meninggalkan tanah Jawa selama hampir dua tahun
 Sewaktu Wiro bersama gurunya Eyang Sinto Gendeng pertama kali menginjakkan kakinya kembali di tanah Jawa, ternyata saat itu seluruh tanah Jawa telah diselimuti kabut misterius
 Setelah ditelusuri ternyata kabut misterius ini disebarkan oleh orang-orang dari Kerajaan Perut Bumi sejak satu tahun kebelakang, dan ternyata tanah Andalas juga diselimuti kabut yang sama seperti yang terjadi di tanah Jawa
 Akhirnya Wiro bersama gurunya Eyang Sinto Gendeng, satu demi satu berhasil menemui dan berkumpul dengan para tokoh-tokoh silat yang menjadi sahabat mereka
 Kabut misterius yang nantinya diketahui bernama Kabut Dewa ini tidak akan pernah hilang dan tak ada satu kekuatan pun yang diyakini bisa melenyapkan kabut misterius ini
 Akibat yang ditimbulkan oleh kabut ini adalah membuat semua orang yang tidak memiliki tenaga dalam tingkat tinggi akan tertotok tubuhnya dan tak ada yang bisa melepaskan Totokan Kabut Dewa ini selain pemiliknya sendiri
 Tentu saja yang paling banyak menjadi korban adalah rakyat biasa khususnya orang tua, perempuan dan anak-anak
 Adanya Kabut Dewa ini pula yang membuat sosok Penguasa Kerajaan Perut Bumi tidak akan pernah bisa terlihat keberadaannya, tak satu tokoh pun yang berhasil menyirap kabar dimana sesungguhnya Penguasa Kerajaan Perut Bumi berada

 Munculnya era Kerajaan Perut Bumi tentu saja ditanggapi dengan sangat gembira oleh tokoh-tokoh silat dari golongan hitam, karena adanya Kabut Dewa dan totokan yang ditimbulkan kabut itu akan memudahkan aksi mereka untuk melakukan kejahatan
 Kerajaan-kerajaan di tanah Jawa dan Andalas tidak bisa lagi menjalankan roda pemerintahan, karena banyak diantara mereka yang berada di bawah pengaruh totokan yang berasal dari kekuatan Kabut Dewa
 Pembunuhan, penculikan dan pemerkosaan dipastikan akan terjadi dimana-mana
 Kesempatan ini dimanfaatkan orang-orang yang lebih kuat untuk menindas orang-orang yang lemah, apalagi banyak diantara musuh atau orang-orang yang mereka incar berada dalam keadaan tertotok akibat pengaruh dari kekuatan Kabut Dewa

 Dalam script penulis diceritakan, sebenarnya pada masa itu ternyata terdapat dua kerajaan gaib yang dijaga dan dikuasai bukan oleh orang-orang biasa
 Yang pertama dan sudah diketahui keberadaannya adalah Kerajaan Laut, yang dibagi dua wilayah yaitu Kerajaan Laut Selatan dibawah kekuasaan Nyai Roro Kidul dan Kerajaan Laut Utara dibawah kekuasaan Ratu Laut Utara
 Kerajaan gaib yang kedua adalah Kerajaan Langit, penguasa Kerajaan Langit ini dipercayakan kepada Dewa Penyangga Langit dan Bumi atau biasa disebut Dewa Agung
 Sebenarnya keberadaan Kerajaan Langit pernah disinggung dalam serial Pendekar 212 sebelumnya ketika Wiro terpesat ke Latanahsilam negeri 1200 tahun yang lalu, namun saat itu belum diceritakan secara spesifik
 Dewa disini bukanlah Dewa dalam artian Tuhan, tetapi sejenis makhluk yang sama keberadaannya dengan sosok Nyi Roro Kidul, namun tentu saja dengan sosok, wujud, kekuatan dan kesaktian yang berbeda
 Sebelumnya para Dewa di Kerajaan Langit tidak pernah melibatkan diri dengan semua kejadian yang ada di bumi, namun munculnya Kerajaan Perut Bumi yang sangat membahayakan akhirnya turut mengusik Kerajaan Langit

 Masa atau era Kerajaan Perut Bumi bisa disebut perang dunia persilatan terbesar yang pernah ada, karena pada masa ini semua tokoh-tokoh persilatan golongan putih yang ada di tanah Jawa dan Andalas bersatu melawan tokoh-tokoh dunia persilatan golongan hitam tanah Jawa dan Andalas yang juga bersatu dengan membawa nama Kerajaan Perut Bumi
 Setelah memperoleh petunjuk, para tokoh persilatan golongan putih akhirnya secara bertahap bisa menyelamatkan orang-orang yang tertotok dan mengajak mereka untuk menghilangkan ketakutan dan membiasakan diri mulai hidup normal dengan ditemani kabut

 Dalam script penulis tidak disebutkan akan menghabiskan berapa episode kisah yang menceritakan masa atau era Kerajaan Perut Bumi ini, namun kerabat saya meyakini bahwa masa ini akan menghabiskan episode terpanjang dalam sejarah serial Pendekar 212 Wiro Sableng, bahkan bisa berjumlah seperempat episode Wiro yang telah ada, dan bila dihitung menurut waktu bisa menghabiskan waktu 3 sampai 4 tahun bila buku episode baru yang terbit berjalan secara normal, yaitu setiap bulan terbit 1 buku episode baru

 Nah pada masa atau era Kerajaan Perut Bumi ini pula berbagai peristiwa penting terjadi

 Beberapa diantaranya yaitu kemunculan kembali tokoh-tokoh persilatan tanah Jawa dan Andalas baik tokoh tua maupun muda yang selama ini jarang muncul, munculnya tokoh-tokoh gaib yang dulunya merupakan tokoh-tokoh utama di tanah Jawa dan Andalas, lalu munculnya kitab dan senjata sakti mandraguna baru, dan banyak peristiwa penting lain yang tentu saja didalamnya termasuk pernikahan Wiro

 Tokoh-tokoh dari Latanahsilam pun mulai bermunculan kembali, seperti Hantu Sejuta Tanya Sejuta Jawab, Luhcinta, Hantu Tangan Empat, Peri Angsa Putih, dan tokoh-tokoh Latanahsilam lainnya
 Di masa ini akan diterangkan pula siapa dan apa sebenarnya kedudukan Peri Sesepuh, Peri Bunda dan Peri Angsa Putih di Kerajaan Langit, yang ternyata kedudukan mereka tidak jauh berbeda dengan keberadaan dan kedudukan Luhcinta di Kerajaan Langit

 Pada masa ini Wiro bertemu kembali dan berbicara dengan sosok patung Nyai Loro Jonggrang yang pernah ditemuinya semasa berada di Mataram Kuno, namun waktu pertemuannya menjadi lebih singkat dan terbatas

 Yang menarik, kemunculan Eyang Agung Resi Saptuning Jagad ternyata membawa kabar yang mengejutkan semua kalangan khususnya para tokoh-tokoh dunia persilatan
 Eyang Agung Resi Saptuning Jagad ternyata kakek guru dari Kiai Gede Tapa Pamungkas dan Eyang Kunti Api (guru Si Muka Bangkai/kakek guru Pangeran Matahari)
 Pukulan Sinar Matahari dan pukulan Gerhana Matahari ternyata bersumber pada satu tokoh dan kekuatan yang sama

 Satu peristiwa menarik lainnya yaitu kemunculan Mahesa Kelud (Pendekar Pedang Sakti Keris Ular Emas) dan Mahesa Edan (Pendekar Dari Liang Kubur) beserta guru-guru mereka
 Seperti kita ketahui, Mahesa Kelud dan Mahesa Edan adalah dua pendekar sakti mandraguna sebaya Wiro yang memiliki buku serial tersendiri, seperti halnya serial Pendekar 212 Wiro Sableng, serial Mahesa Kelud dan serial Mahesa Edan juga merupakan dua buku silat hasil karya penulis

 Setelah hampir 5 tahun berada di bawah bayang-bayang Kerajaan Perut Bumi, akhirnya para tokoh dunia persilatan golongan putih berhasil mengakhiri sepak terjang Kerajaan Perut Bumi
 Selama 5 tahun itu pula banyak tokoh-tokoh silat tanah Jawa dan Andalas baik golongan putih maupun golongan hitam yang menjadi korban

 Setelah era Kerajaan Perut Bumi berakhir, tanah Jawa dan Andalas diceritakan berada dalam keadaan yang aman dan tenteram, setelah itu serial Pendekar 212 sendiri direncanakan hanya akan berlanjut beberapa episode sebelum akhirnya diputuskan untuk tamat
 Pendekar 212 akhirnya benar-benar menjadi pendekar besar yang disegani kawan ditakuti lawan dan dikenal di delapan penjuru angin, namanya tetap dikenang sepanjang sejarah dunia persilatan

 Dalam beberapa episode akhir ini juga diceritakan bahwa waktu berlalu begitu saja dan akan dilewat 10 tahun ke depan dimana Wiro telah berusia setengah baya, pada masa itu santer terdengar munculnya pendekar muda baru yang sakti mandraguna
 Pada akhirnya Wiro tau, ternyata pendekar muda itu adalah anak laki-lakinya sendiri hasil dari pernikahan Wiro dengan istri pertamanya

 Diantara tokoh-tokoh tua yang masih ada sampai sekarang, hanya Kakek Segala Tahu yang nantinya berumur paling panjang



Munculnya kitab dan senjata baru serta pernikahan Wiro saya terangkan di bagian kedua….





Salam 212….




To Be Continued….
Hetfield is offline Add to Hetfield's 
Reputation Report Post Report Post    
Old 27-05-2008, 08:03 AM   #39
Hetfield
kaskuser
 
UserID: 223884
Join Date: Nov 2006
Location: On Earth
Posts: 296
Hetfield tidak memiliki reputasi
Tulisan pendekar 212 hal 49

Inti Cerita Serial Pendekar 212 Berikutnya.... Part 2

--------------------------------------------------------------------------------

Salam 212….





Inti Cerita Serial Pendekar 212 Berikutnya
Bagian 2




Sumber:
Script Penulis & Keterangan Kerabat Saya yang selama ini menjadi Asisten Penulis
Semua yang tertulis di bawah ini telah mengalami penambahan dan pengembangan kata, namun semua tidak melenceng dari script aslinya



Kitab Sakti Baru

 Pada masa Kerajaan Perut Bumi muncul kitab luar biasa milik para dewa yaitu Kitab Putih Inti Dewa
 Akhirnya diketahui bahwa Kitab Putih Wasiat Dewa milik Wiro ternyata bersumber pada Kitab Putih Inti Dewa dan dibuat oleh para Dewa di Kerajaan Langit
 Masih pada masa Kerajaan Perut Bumi muncul pula kitab lain yang tak kalah hebatnya dan diyakini sebagai kitab paling sakti diantara kitab-kitab sakti lainnya yaitu Kitab Seribu Bintang yang terakhir kali dimiliki dan dipegang oleh Eyang Agung Resi Saptuning Jagad
 Menurut kerabat saya, penulis pernah mengatakan bahwa penamaan Kitab Seribu Bintang ini terinspirasi dari malam Lailatul Qadar atau malam Seribu Bulan



Senjata Sakti Mandraguna Baru

 Pada masa Kerajaan Perut Bumi ini, Pedang Naga Merah yang oleh Naga Geni dan Naga Suci dipanggil Putera Langit diganti namanya menjadi Pedang Naga Langit 212
 Masih pada masa kerajaan Perut Bumi, muncul senjata sakti mandraguna baru hasil pernikahan resmi Kapak Naga Geni 212 dengan Pedang Naga Suci 212 yaitu sebilah keris sakti yang dinamakan Keris Naga Sanjaya 212 yang bisa diartikan Keris Naga Tertinggi 212
 Pada masa Kerajaan Perut Bumi ini pula, Kapak Naga Geni 212 dan Pedang Naga Suci 212 nantinya dilebur menjadi satu oleh Eyang Agung Resi Saptuning Jagad dan berubah menjadi sebilah senjata sakti mandraguna yang jauh lebih hebat berupa Kapak Pedang
 Senjata ini dalam script penulis namanya masih ditulis 2 versi yaitu Kapak Pedang Naga Dewa 212 dengan Kapak Pedang Dewa Naga 212, jadi belum diketahui nama apakah yang akan dipakai untuk senjata ini
 Mungkin para sahabat memiliki pilihan sendiri diantara dua nama diatas….



Pernikahan Wiro

 Dua pernikahan Wiro terjadi di masa atau era Kerajaan Perut Bumi dan satu lagi terjadi di masa setelah era Kerajaan Perut Bumi berakhir

 Pernikahan Wiro yang pertama terjadi di masa merajalelanya Kerajaan Perut Bumi
 Wiro pertama kali menikahi Ratu Duyung (Intan) yang sebelumnya sama-sama telah mengikat tali perjodohan
 Dalam script penulis, pernikahan dilakukan di Danau Maninjau tempat kediaman Datuk Rao Basaluang Ameh dan disaksikan oleh para sahabat seperjalanan
 Namun kabar duka bagi para sahabat yang mengidolakan Ratu Duyung, karena Ratu Duyung meninggal sewaktu melahirkan bayi hasil pernikahannya dengan Wiro
 Ratu Duyung meninggal karena sesaat sebelum melahirkan mengalami luka dalam yang sangat parah ketika bertarung melawan Pendekar Seribu Bayangan yang oleh Kerajaan Perut Bumi dipercaya untuk menguasai Wilayah Timur Jawa Barat
 Waktu itu, disaat Ratu Duyung bertarung melawan Pendekar Seribu Bayangan, tak jauh dari Ratu Duyung, Wiro sendiri tengah dikeroyok oleh Delapan Ratu Penguasa Angin yang dipercaya Kerajaan Perut Bumi untuk menguasai Wilayah Utara Jawa Barat
 Sesaat setelah lahir, anak laki-laki Wiro hilang secara gaib dan ternyata dibawa oleh Dewa Agung
 Dewa Agung melakukan semua itu demi kebaikan karena melihat situasi dunia persilatan yang sedang tidak menentu, anak Wiro ini dibawa dan digembleng di Pertapaan Suci Atas Langit hingga remaja kelak

 Pernikahan kedua Wiro terjadi di akhir-akhir masa Kerajaan Perut Bumi, namun semua terjadi diluar keinginan Wiro
 Saat itu dunia persilatan sedang berada dalam saat-saat kritis dan para tokoh sudah mendapatkan petunjuk untuk bisa menghancurkan sepak terjang Kerajaan Perut Bumi
 Untuk menghilangkan kabut dan mengetahui keberadaan Penguasa Perut Bumi, sesuai petunjuk dari Dewa Agung Penyangga Langit dan Bumi, Wiro harus menikahi Luhcinta
 Seperti yang telah kita ketahui, Luhcinta adalah gadis yang berasal dari Latanahsilam, dan dikabarkan hanya mencintai satu pria dalam hidupnya yaitu pendekar kita Wiro Sableng, namun pada akhirnya Luhcinta harus menerima kenyataan bahwa seumur hidup dirinya tidak akan pernah bisa menikahi seorang pria
 Pernikahan dengan Luhcinta nantinya bisa menyingkap kabut yang menyelimuti tanah Jawa dan Andalas, karena di kening Luhcinta tertanam Bunga Tanjung Sakti Kasih Dewa yang ditancapkan Dewa Agung sewaktu Luhcinta masih bayi
 Bunga Tanjung Sakti Kasih Dewa merupakan salah satu hiasan para Dewa yang bisa memusnahkan dan menyembuhkan segala macam keanehan dan ilmu gaib
 Bila pernikahan dilakukan, Bunga Tanjung Sakti Kasih Dewa akan terlepas dari kening Luhcinta dan menyedot semua kabut yang menyelimuti tanah Jawa dan Andalas
 Namun risiko yang harus dihadapi adalah kematian Luhcinta, karena dengan terlepasnya bunga tanjung di keningnya berarti terlepas pula semua kesaktian serta kekuatan luar dan dalam dari tubuhnya
 Hal ini disebabkan Luhcinta adalah utusan para Dewa di bumi dan bunga tanjung di keningnya adalah simbol cinta yang turut membentuk pribadinya, perasaan cinta dan kasih sesama manusia harus selalu Luhcinta sebarkan di muka bumi, oleh karena itu pernikahan diyakini akan melunturkan kebijaksanaan serta perasaan cinta dan kasih Luhcinta yang begitu besar terhadap sesama manusia
 Untuk menyelamatkan Wiro yang sangat dikasihinya dan juga untuk menyelamatkan semua sahabat-sahabatnya, Luhcinta akhirnya mengorbankan dirinya dan menikahi raga Wiro disaksikan oleh para tokoh dan memaksa Kakek Segala Tahu sebagai juru nikahnya
 Pada saat itu sukma Wiro masih terlepas dari raganya dan dikunci dalam jeruji gaib Hantu Buta Pengunci Sukma sehingga pernikahan dilakukan dengan cara menyatukan darah Luhcinta dengan darah Wiro
 Hantu Buta Pengunci Sukma sendiri merupakan orang kepercayaan Kerajaan Perut Bumi yang diberi kedudukan untuk menguasai Wilayah Selatan Jawa Timur bersama saudaranya Hantu Putih Penembus Raga
 Sukma Wiro yang saat itu tidak berdaya dalam kekuasaan Hantu Buta Pengunci Sukma tak kuasa menghalangi Luhcinta menikahi dirinya dan hanya bisa berteriak keras berusaha melarang Luhcinta melakukan semua itu
 Perasaan haru, sedih dan marah menjadi satu dalam diri Wiro dan terpaksa harus menerima semua peristiwa tragis yang terjadi langsung di depan matanya
 Luhcinta akhirnya pergi meninggalkan Wiro dan semua sahabat untuk selamanya dengan menyisakan seulas senyum kecil di bibirnya, senyum kebahagiaan yang penuh dengan cinta dan kasih yang tulus (ini sih kata-kata karangan gw sendiri, biar lebih dramatis HeHe….)

 Beberapa tahun berikutnya, setelah berakhirnya era Kerajaan Perut Bumi, akhirnya Wiro menemukan cintanya kembali dan menikah dengan gadis yang benar-benar dicintainya
 Beruntunglah para sahabat yang mengidolakan Bidadari Angin Timur, karena gadis inilah yang nantinya akan menjadi istri terakhir Wiro dan menemani sang pendekar hingga akhir hayatnya
 Memang benar, kalo jodoh tidak akan kemana HeHe….
 Rasa cinta yang dalam dan kesetiaan dari keduanyalah yang akhirnya menyatukan mereka
 Pertemuan kembali antara Wiro dan Bidadari Angin Timur (Pandanwangi) terjadi pada masa era Kerajaan Perut Bumi namun saat itu Bidadari Angin Timur masih memakai identitas sebagai Janda Pulau Cingkuk, setelah kejadian meninggalnya Luhcinta barulah Bidadari Angin Timur menampakkan jati diri aslinya
 Dimana pernikahan dilangsungkan tidak tertulis di script penulis, tapi kalo dugaan saya dan kerabat saya sih kemungkinan di Gunung Gede HeHe….
 Dari Bidadari Angin Timur, Wiro memilki seorang anak perempuan yang nantinya akan mewarisi kesaktian kedua orang tuanya
 Apa yang Wiro lakukan setelah menikah dengan Bidadari Angin Timur juga tidak tertulis di script penulis, kalo saya sih pengennya Wiro bersama Bidadari Angin Timur memutuskan untuk menetap dan membesarkan anaknya di lereng Gunung Gede tak jauh dari kediaman Kiai Gede Tapa Pamungkas, jadi kalo mo mengembara berdua kan anaknya bisa dititipkan ke Kiai Gede Tapa Pamungkas HeHe….

 Namun satu hal lagi yang masih menjadi tanda tanya, penulis belum sempat memberikan nama kepada kedua anak Wiro ini, baik anak laki-laki Wiro dari pernikahannya dengan Ratu Duyung maupun anak perempuan Wiro hasil dari pernikahannya dengan Bidadari Angin Timur


Mungkin para sahabat ingin memberikan nama yang cocok untuk mereka berdua?
HeHe….



Untuk saat ini mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan….
Setidaknya kita sudah diberi gambaran bagaimana kisah Pendekar 212 selanjutnya....




Siapa sesungguhnya Penguasa Kerajaan Perut Bumi?
Siapa tokoh dari Kerajaan Perut Bumi yang memiliki kesaktian luar biasa menyebarkan Kabut Dewa di seantero tanah Jawa dan Andalas?
Bagaimana Wiro dan tokoh-tokoh persilatan lainnya menyikapi datangnya era Kerajaan Perut Bumi ini?

Kisah lebih lengkapnya akan saya ceritakan di kesempatan lain….
Tentu saja lengkap dengan nama tokoh-tokoh yang terlibat dan tertulis di script penulis….
Termasuk cerita para sahabat tokoh silat dari golongan putih dan juga cerita mengenai gadis-gadis lain yang dikabarkan mencintai dan menyayangi Wiro....



Lantas bagaimanakah ending serial Pendekar 212?
Untuk ending ini ada dua versi….
Versi kesatu dari obrolan yang didengar kerabat saya langsung dari penulis....
Versi kedua seperti yang telah direncanakan dan tertulis di script penulis....
Kedua versi ini memang sedikit memiliki perbedaan....
Hal ini akan saya bahas pula di kesempatan lain....




Sampai bertemu lagi….





Salam 212….
Hetfield is offline Add to Hetfield's 
Reputation Report Post Report Post    
Old 27-05-2008, 08:07 AM   #40
Hetfield
kaskuser
 
UserID: 223884
Join Date: Nov 2006
Location: On Earth
Posts: 296
Hetfield tidak memiliki reputasi
Masih Hal 49

Salam 212 sobat semua....




Senang rasanya bisa kembali menjumpai sobat semua disini....



Karena keterbatasan waktu, untuk saat ini saya hanya bisa menjawab secara singkat dan garis besar pertanyaan-pertanyaan dari sobat Mercenary007 dan sobat Toyib.
Selama masa Lebaran ini saya mudik ke Jawa Timur, kebetulan kerabat saya juga sama-sama mudik, jadi banyak kesempatan untuk saling bertukar informasi.
Untuk selanjutnya biar lebih enak menyebutnya, kita panggil kerabat saya tersebut dengan sebutan asisten penulis saja ok.

Perihal pukulan Matahari Jingga yang ditanyakan sobat Mercenary007, seperti saya paparkan sebelumnya pukulan sakti ini merupakan pukulan andalan yang akan dimiliki anak lelaki Wiro dari hasil pernikahannya dengan Ratu Duyung. Pukulan Matahari Jingga sendiri diberikan oleh Eyang Agung Resi Saptuning Jagad.

Dalam script penulis, tidak disebutkan siapa guru anak lelaki Wiro ini. Dalam script hanya disebutkan bahwa sesaat setelah Ratu Duyung meninggal, anak lelaki Wiro ini dibawa oleh Dewa Agung Penyangga Langit dan Bumi yang kemudian digembleng di Pertapaan Suci Atas Langit hingga remaja kelak. Siapa yang menggembleng tidak disebutkan dalam script, tapi ada kemungkinan yang menggembleng adalah para Dewa di Kerajaan Langit. Kalau benar, tentulah ini merupakan suatu hal yang luar biasa.

Dalam script juga tidak disebutkan apakah pemberian ilmu pukulan Matahari Jingga oleh Eyang Agung Resi Saptuning Jagad terjadi ketika anak lelaki Wiro ini masih dalam masa digembleng atau sesudah digembleng di Pertapaan Suci Atas Langit. Apabila diberikan pada masa masih digembleng, berarti bisa dikatakan Eyang Agung Resi Saptuning Jagad memiliki akses dan kemampuan untuk datang dan hadir di Pertapaan Suci Atas Langit.

Pukulan Matahari Jingga merupakan gabungan kekuatan dari dua pukulan sejenis yang telah ada yaitu pukulan Sinar Matahari dan pukulan Gerhana Matahari. Jadi dapat kita bayangkan bagaimana kehebatannya.

Perlu sobat ketahui, pada awalnya sebenarnya pukulan Sinar Matahari adalah pukulan sakti yang khusus diperuntukkan bagi pendekar laki-laki dan pukulan Gerhana Matahari diperuntukkan khusus bagi pendekar perempuan.

Seperti yang tertulis dalam script, disebutkan Eyang Agung Resi Saptuning Jagad yang bernama asli Manik Aryana memiliki dua orang murid, satu laki-laki dan satu perempuan. Murid lelaki bernama Arya Segoro yang dulunya juga bergelar Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212, kemudian di masa tuanya memiliki nama lain yaitu Eyang Resi Bhatara Padma. Murid perempuan bernama Kintani Saraswati atau Eyang Saraswati yang dulunya bergelar Dewi Pedang Naga Suci 212.
Untuk selanjutnya pemegang kedua senjata tersebut memiliki gelar sama seperti nama senjata yang mereka miliki.

Baik Arya Segoro atau Eyang Resi Bhatara Padma maupun Kintani Saraswati atau Eyang Saraswati, keduanya sebagian besar diberikan berbagai ilmu silat dan pukulan yang sama, namun ada beberapa ilmu silat dan pukulan yang diberikan khusus dan berbeda antara keduanya. Beberapa pukulan ini yaitu pukulan Sinar Matahari dan pukulan Pusara Matahari yang diberikan kepada Arya Segoro atau Eyang Resi Bhatara Padma, sedangkan pukulan yang lain yaitu pukulan Gerhana Matahari dan Telapak Matahari diberikan kepada Kintani Saraswati atau Eyang Saraswati.

Eyang Resi Bhatara Padma kemudian memiliki murid yaitu Kiai Gede Tapa Pamungkas yang bernama asli Randu Ginting dan Eyang Saraswati memiliki murid bernama Eyang Kunti Api yang nama aslinya adalah Kunti Ambarsari.
Nah mulai dari sinilah, pukulan-pukulan tersebut diatas tidak lagi diberikan berdasarkan konsep awalnya, karena seperti kita tau Kiai Gede Tapa Pamungkas selain memiliki murid lelaki Sukat Tandika atau Tua Gila, juga memiliki murid perempuan yaitu Sinto Weni atau Sinto Gendeng.
Eyang Kunti Api pun hanya memiliki murid laki-laki yaitu Si Muka Bangkai atau Si Muka Mayat alias Setan Muka Pucat yang nama aslinya adalah Suto Ageng Kalamenggolo.

Mulai dari generasi Eyang Kunti Api inilah pukulan Gerhana Matahari, pukulan Telapak Matahari dan ilmu kesaktian lain yang diwariskan Eyang Agung Resi Saptuning Jagad berubah jalurnya dipakai di jalan yang salah.
Eyang Saraswati sendiri di hari-hari tuanya dibunuh oleh Eyang Kunti Api yang kala itu berada di bawah pengaruh kekasihnya Tunggul Lawangpati dan tidak mengakui Eyang Saraswati sebagai gurunya lagi.
Kepada muridnya Si Muka Bangkai, Eyang Kunti Api melakukan suatu kebohongan dengan mengatakan bahwa semua ilmu kesaktian yang dia wariskan kepada Si Muka Bangkai adalah hasil ciptaannya sendiri. Semua ilmu kesaktian itu kemudian dia tulis dalam sebuah kitab yang dia buat sendiri dan diberi nama Kitab Matahari, Sumber Segala Kesaktian. Namun di era Kerajaan Perut Bumi semua kebohongan ini akhirnya tersingkap dengan kemunculan Eyang Agung Resi Saptuning Jagad.

Sinto Gendeng sendiri akhirnya mewariskan ilmu kesaktiannya kepada Wiro, dan Si Muka Bangkai mewariskan ilmu kesaktiannya kepada Pangeran Matahari alias Pangeran Anom.

Ada satu hal yang perlu sobat-sobat ketahui, baik Sinto Gendeng maupun Tua Gila memiliki guru lain selain Kiai Gede Tapa Pamungkas. Sebenarnya hal ini tidak terlalu mengherankan, karena sudah lazim seorang pendekar besar mendapatkan ilmu tidak hanya dari satu gurunya saja.

Seperti halnya Kiai Gede Tapa Pamungkas, sebenarnya Tua Gila juga memiliki pukulan Sinar Matahari dan pukulan Pusara Matahari, tapi dikarenakan suatu peristiwa di masa silam maka Tua Gila jarang bahkan bisa dikatakan tidak pernah lagi menggunakan kedua pukulan tersebut dalam setiap pengembaraannya. Sedangkan Sinto Gendeng hanya diberikan pukulan Sinar Matahari saja.


Hal ini akan saya jelaskan lebih lengkap lagi di kesempatan lain.
Hal-hal yang berkaitan dengan guru-guru dari Sinto Gendeng maupun Tua Gila juga akan saya jelaskan lebih detil di kesempatan lain berikut ilmu-ilmu apa saja yang diberikan kepada mereka, dua diantaranya seperti pukulan Kunyuk Melempar Buah milik Sinto Gendeng dan jurus Ilmu Silat Orang Gila milik Tua Gila yang ternyata dasar-dasarnya bersumber dari sebuah kitab yang bernama Kitab Ilmu Silat Orang Gila pemberian gurunya yang lain. Namun semua jurus-jurus pengembangannya merupakan hasil ciptaan Tua Gila sendiri.
Nanti akan saya paparkan juga mengapa Pedang Naga Suci 212 akhirnya berada di tangan Kiai Gede Tapa Pamungkas bukannya berada di tangan Eyang Kunti Api.
Yang menarik, dalam script penulis, beberapa tokoh yang saya sebutkan diatas muncul kembali di era Kerajaan Perut Bumi. Sedangkan sebagian yang lain hanya disebut namanya saja dalam jalinan cerita.



Nah menyambung pertanyaan sobat Toyib, sebenarnya ilmu Sepasang Sinar Inti Roh yang dimiliki Sinto Gendeng bukanlah hasil temuannya sendiri ataupun pemberian Kiai Gede Tapa Pamungkas, tetapi didapat Sinto dari gurunya yang lain.

Sekedar meralat, ilmu Sepasang Pedang Dewa milik Wiro bukanlah ilmu yang berasal dari ilmu kesaktian Datuk Rao Basaluang Ameh, tetapi ilmu tersebut murni berasal dari Kitab Putih Wasiat Dewa yang didapat Wiro dari Datuk Rao Basaluang Ameh.

Dan perlu sobat-sobat ketahui, menurut keterangan asisten penulis, ternyata para Dewa di Kerajaan Langit pun memiliki ilmu Sepasang Pedang Dewa ini karena merupakan kesaktian dasar yang dari awal sudah dimiliki para Dewa.

Masih menurut apa yang sempat didengar asisten penulis, nantinya Wiro akan terperangah dan dibuat takjub luar biasa karena dalam satu peristiwa akan ada hujan ilmu Sepasang Pedang Dewa yang dilepaskan beberapa Dewa dari Kerajaan Langit kepada tokoh-tokoh utama yang berada dibalik Kerajaan Perut Bumi.

Satu hal lagi, setelah saya telusuri, tidak ada pernyataan yang menyatakan bahwa kekuatan ilmu Sepasang Pedang Dewa berada dua tingkat di bawah ilmu Sepasang Sinar Inti Roh milik Sinto Gendeng.

Yang pasti menurut asisten penulis, kekuatan ilmu Sepasang Sinar Inti Roh bisa disetarakan dengan kekuatan ilmu Sepasang Pedang Sinar Dasar Samudera milik Kerajaan Laut Selatan.



Untuk saat ini, itu saja dari saya....
Di kesempatan lain akan saya lanjutkan kembali....

Selamat Merayakan Hari Raya Idul Fitri bagi para sahabat yang merayakannya....
Minal Aidin Wal Faidzin....
Mohon Maaf Lahir dan Batin....




Salam 212....
Sampai Berjumpa Lagi....
HaHaHa....
Hetfield is offline Add to Hetfield's 
Reputation Report Post Report Post    
Closed Thread


.